Dinas Tarkim Ajukan Anggaran Rp2,2 Triliun Untuk Pembangunan SPAM

Rabu, 14 September 2016 | 14:09 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Muhammad Seilessy - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Dinas Tata Ruang dan Perumahan (Tarkim) provinsi Sulawesi Selatan, menargetkan pembangunan Sistem Penjaringan Air Minum (SPAM) pada 4 Kabupaten/Kota dalam kawasan Mamminasata yakni Makassar, Gowa, Pangkep, dan Takalar akan diselesaikan pada tahun 2020 mendatang.

Kepala Dinas Tarkim, Bakti Haruni mengatakan pihaknya telah menjalin persetujuan kerja sama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/Kota kawasan Mamminasata, dan kementerian PU. Ia mengungkapkan setelah rapat kerja dengan komisi D DPRD Sulsel kesepakatannya akan mendorong sebagai program prioritas dalam pembahasan anggaran kedepan nantinya.

“Sesungguhnya kawasan Mamminasata ini, masih banyak masyarakat yang terlayani secara fungsional untuk air minum. Disisi lain kita punya potensi seperti Bendungan Bili-bili punya kapasitas 3.300 liter per detik tidak dimanfaatkan. Sehingga kita akan coba dengan proyek ini tahap awal 1000 liter per detik,” kata Bakti usai rapat bersama komisi D di kantor DPRD Sulsel, Rabu (14/9/2016).

Ia menjelaskan pembagian 1000 liter per detik akan dibagi pada  4 daerah yaitu untuk Makassar 600 liter per detik, kabupaten Gowa 200 liter per detik. Sementara Kabupaten Maros akan dibagi 130 liter per detik dan Takalar 70 liter per detik.

Kalau ini disepakati oleh DPRD makanya kita akan segera memproses lond melalui pihak luar melalui kementerian. Jadi yang melakukan pinjaman adalah pemerintah pusat dengan perkiraan pinjaman sekira Rp 1,2 Triliun. Namun perkiraan proyek ini menelan biaya sekitar 2,2 Triliun. Lahan sudah siap dan sudah melakukan uji study, dan tinggal jalan saja,” ungkapnya.(*)