Warga Barabarayya Endus Kepala BPN Main Mata dengan Kodam

Rabu, 21 September 2016 | 09:27 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Nataz - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com- Warga kompleks Barabarayya mengendus adanya dugaan persekongkolan antara Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar dengan pihak Kodam VII Wirabuana. Pihak BPN menindaklanjuti hasil gelar perkara terkait status lahan Asrama Barabarayya.

“Ada apa sebenarnya dengan BPN, mengapa hingga saat ini, sejak dilakukan gelar perkara pada (1/9/2016), belum juga ada tindak lanjut dari pihak BPN, kami curiga, pihak BPN ikut bermain mata dengan pihak terkait dalam kasus lahan asrama Bara-Barayya ini,” kata Koordinator warga Barabarayya, Masriadi, saat demo di BPN Makassar, Selasa (21/9/2016).

Dia mengungkapkan, dalam gelar perkara terkait status lahan asrama Bara-Barayya di kantor BPN Makassar pada Kamis, (01/09/2016), warga Bara-barayya diwakili oleh Tim advokasinya membeberkan sejumlah fakta dan bukti kuat atas kejanggalan yang ditemukannya dalam fotocopy sertifikat tanah No 4 Tahun 1965 atas nama Moddinong Dg Matikka.

“Saat disajikan seluruh fakta yang ditemukan, tak ada satupun dari pihak BPN yang bisa bicara dan tak ada satupun yang mampu membantahnya, sehingga aneh rasanya, saat dikonfirmasi tadi, Kepala BPN Kota Makassar melalui surat yang dikeluarkannya, dengan entengnya mengatakan bahwa semua sudah sesuai prosedur, saat ditanggapi dan diminta untuk menjelaskan hal tersebut, dia (Kepala BPN) hanya bisa diam dan tak bisa membuktikannya, ini apa maksudnya,”ujar dia.

Isi surat yang dikeluarkan oleh pihak BPN dinilai warga sangat tidak berdasar, lantaran pihak BPN tak mampu memberikan penjelasan terkait sejumlah temuan fakta-fakta baik secara lisan maupun tulisan.

Halaman: