#

Deklarasi Bur-Nojeng Menuai Kritik, Sejumlah Sekolah di Takalar Diliburkan

Kamis, 22 September 2016 | 15:05 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Muhammad Seilessy - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com  – Deklarasi pasangan bakal  bupati dan wakil bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin dan Natsir Ibrahim alias Nojeng, yang digelar hari ini di Lapangan Makkatang Dg Sibala Takalar mengundang kritikan warga (22/9). Pasalnya, ada indikasi keterlibatan para guru dalam agenda itu.

Wakil Ketua DPRD Takalar, Hairil Anwar, berkomentar tentang hal tersebut. Menurutnya, sangat disayangkan jika proses pembelajaran terbengkalai karena urusan politik. “Saya mengecek sendiri tadi, pukul 9 pagi beberapa sekolah di Galesong pagarnya masih terkunci. Siswa bilang gurunya pergi ke Takalar Kota,” kata Hairil kepada GoSulsel.com saat dihubungi, Kamis (22/9/2016).

Akibat dari mobilisasi massa yang melibatkan pendidik itu, beberapa siswa terlihat berkeliaran dan ikut-ikutan membawa bendera partai menuju lokasi deklarasi. “Seharusnya para guru bisa bersikap netral dan fokus pada tugasnya sebagai pendidik,” tambah Hairil.

Tak hanya itu, pelayanan kantor Pemkab dan SKPD di Takalar tidak berjalan maksimal karena beberapa PNS juga menghadiri deklarasi incumbent. Mobilisasi massa yang menunggangi guru dan pegawai pemerintahan tersebut dilakukan guna mencapai target sepuluh ribu massa(*)


BACA JUGA