Nurdin Halid Monopoli Orasi Deklarasi Bur-Nojeng, 4 Pimpinan Parpol Kecewa

Kamis, 22 September 2016 | 22:01 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Rudi - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com -Deklarasi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin-Nasir Ibrahim di Lapangan Makkatang Daeng Sibali, Kamis (22/9/2016), diwarnai kekecewaan sejumlah pimpinan parpol pengusungnya.

Pasalnya, sejumlah pimpinan parpol yang hadir di deklarasi Bur-Nojeng tidak diberi kesempatan menyampaikan orasi politiknya. Kekecewaan mereka diperlihatkan dengan tidak mengantarkan pasangan ini ke kantor KPU Takalar untuk mendaftar sebagai kandidat calon bupati dan wakil bupati 2017 mendatang.

“Kita bubar sebelum acara deklarasi selesai. Jadi praktis sejumlah pimpinan parpol pengusung Bur-Nojeng tidak ikut ke KPU. Baik Ketua Demokrat Sulsel, PKPI Sulsel, PPP Sulsel semua langsung balik ke Makassar,” kata Wakil Ketua PAN Sulsel, ┬áIrfan Ab, saat ditemui sepulang dari Takalar menghadiri deklarasi Bur-Nojeng di Takalar, kemarin.

Irfan menjelaskan, kemungkinan salah satu faktor kekecewaan sejumlah petinggi parpol pengusung Bur-Nojeng kecewa karena yang diberikan kesempatan berorasi untuk menyampaikan pandangan partainya terhadap usungannya itu hanya Golkar yang diwakili Plt Ketua Golkar Nurdin Halid termasuk juga PAN yang diwakili Wasekjend DPP PAN Indira Chunda Thita.

Sementara ketua parpol lainnya seperti, Ni’matullah (Demokrat), M Aras (PPP) dan Ketua PKPI Sulsel Suzanna Kaharuddin sama sekali tidak diberi kesempatan bicara di atas panggung orasi.

Halaman: