(FOTO: Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, SE MH/Selasa, 19 Oktober 2016/Ahmad Syadiq/GoSulsel.com)

Banyaknya Ilegal Fishing, Kepala Bakamla RI: Kita Harus Bersinergi

Rabu, 19 Oktober 2016 | 19:14 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Ahmad Syadiq - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Menyikapi berbagai persoalan yang menyangkut keamanan laut, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar kegiatan Forum Koordinasi (Forkor) Evaluasi Strategi yang bertema “Evaluasi Bersama terhadap Pengelolaan Keamanan Laut di Bidang Sistem Peringatan Dini, Operasi Bersama dan Advokasi Hukum Guna Memperkuat Koordinasi Antar Instansi Terkait” di Grand Clarion Hotel & Convention, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (19/10/2016).

Seperti kita ketahui laut Indonesia memang sangat kaya, sehingga membuat beberapa negara tetangga tak mampu menahan diri untuk melakukan aktifitas penangkapan ikan di perairan Indonesia. Indonesia sering kecolongan oleh para penangkap ikan ilegal.

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, SE MH, dalam sambutannya mengatakan, Bakamla RI mencatat 75 kapal asing ilegal telah menerobos masuk di perairan Indonesia. Dan ada beberapa negara tetangga yang gemar memasuki perairan Indonesia secara ilegal.

(FOTO: Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, SE MH/Selasa, 19  Oktober 2016/Ahmad Syadiq/GoSulsel.com)

(FOTO: Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, SE MH/Selasa, 19 Oktober 2016/Ahmad Syadiq/GoSulsel.com)

“Ada Vietnam di posisi pertama kemudian Thailand dan ada beberapa negara Asia lainnya,” ucap Ari.

Ari juga mengatakan bukan hanya persoalan negara tetangga yang suka masuk secara ilegal namun juga terdapat berbagai persoalan seperti instansi serta peraturan perundang-undangan laut yang masih saling tumpang tindih, sehingga menyulitkan berbagai pihak.

“Untuk itu harus ada sinergitas yang terjalin antara setiap instansi kelautan dengan pemerintah untuk pengelolaan keamanan dan keselamatan laut. Nantinya, akan tercipta ide-ide dan solusi terkait masalah yang dihadapi negeri ini soal pengelolaan laut,” ungkapnya.(*)


BACA JUGA