FOTO: Kepala Sub Bagian (Kasubang) Sekretariat DPRD Makassar, Andi Taufiq NatsirKepala Sub Bagian (Kasubang) Sekretariat DPRD Makassar, Andi Taufiq Natsir/Sabtu, 7 Januari 2017/Muhammad Fardi/Gosulsel.com

Aplikasi Ajjamma DPRD Makassar Merekam 12 Aduan

Sabtu, 07 Januari 2017 | 03:21 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Aplikasi aduan Ajang Aspirasi Masyarakat (Ajjama) yang diluncurkan oleh Sekretariat DPRD Kota Makassar, November 2016 lalu berjalan efektif.

Kepala Sub Bagian (Kasubang) Sekretariat DPRD Makassar, Andi Taufiq Natsir mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 12 aduan yang terekam dalam aplikasi tersebut.

Hanya saja, lanjut Taufiq, dari seluruh laporan yang masuk, tidak semuanya dapat diteruskan ke pimpinan DPRD Makassar.

“Hanya 1 laporan yang telah disampaikan ke pimpinan DPRD, karena memang hanya laporan itu yang datanya lengkap,” terang Taufiq saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan AP Pettarani, Jumat (6/1/2016).

Alasannya, kata Taufiq, 11 laporan lainnya tidak memiliki kelengkapan data informan yang valid. Ditegaskan Taufiq, aplikasi ini akan secara otomatis menolak laporan yang berstatus tanpa identitas jelas atau anonim.

“Misalnya ada laporan tentang perparkiran di RM Apong, itu tidak jelas namanya. Ada juga tidak ada alamatnya, nomor telepon, dan identitas lengkap lainnya. Intinya, sistem akan menolak jika profil dan jenis aduannya tidak lengkap dan jelas,” jelasnya.

Lebih lanjut Taufiq membeberkan, laporan yang telah disampaikan ke pimpinan DPRD Makassar, yakni perihal aduan tender pembelian pakaian Dinas Pendidikan Kota Makassar.

“Kenapa harus lengkap laporannya? Karena kalau ditindaklanjuti di dewan, harus ada pemanggilan kepada pihak pelapor. Begitupun kalau ada RDP, harus jelas siapa yang dipanggil nantinya,” terangnya.

Meski mendapat respon positif, Taufiq masih berharap masyarakat yang melakukan pelaporan melalui aplikasi ini, harus melengkapi identitas resminya. Sebab, hal itu merupakan keharusan sebagai prasyarat dalam aplikasi ini. (*)