Petugas BMKG Makassar menjelaskan kondisi cuaca beberapa waktu lalu.

Februari Puncak Musim Hujan, BMKG Imbau Warga Waspada Bencana

Sabtu, 04 Februari 2017 | 13:12 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Degina Adenesa  - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar kembali memperingati wilayah yang berpotensi terkena angin kencang dan hujan lebat.

Menurut Kasubid pelayanan BMKG, Sujarwo mengatakan Februari ini merupakan periode puncak musim hujan di Indonesia. Untuk itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca buruk.

“Dalam beberapa hari terakhir, terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di Kota Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar,” ujarnya dalam rilis, Sabtu (4/2/2017).

Selain itu angin kencang terjadi di beberapa wilayah seperti di Pelabuhan Paotere, dan Kecamatan Bajeng Gowa.

“Diperkirakan pada periode 3-7 Februari 2017 wilayah Sulawesi Selatan bagian barat meliputi Pinrang, Kota Pare-Pare, Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Makassar, dan Takalar serta wilayah bagian selatan meliputi Jeneponto,Bantaeng, Bulukumba, dan Selayar merupakan wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat dan angin kencang,” tambahnya.

Terkair hal tersebut, masyarakat dihimbau agar mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, lanjutnya masyarakat dihimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan. Gelombang dengan ketinggian 2.5-4.0 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Barat Sulawesi Selatan, Perairan Kepulauan Sabalana, Perairan Kepulauan Selayar, dan Teluk Bone bagian Selatan.

Sedangkan gelombang dengan ketinggian 4.0-6.0 meter berpotensi terjadi di Laut Flores.

“Antisipasi perlu dilakukan dalam menghadapi kondisi hujan deras dan angin kencang, misalnya dengan membersihkan saluran-saluran air agar tidak terdapat genangan, memangkas dahan-dahan pohon yang sudah tua agar tidak terjadi pohon tumbang dan lain sebagainya,”tutupnya.(*)