
Mimbar Demokrasi, Ekspresi Perlawanan atas Penggusuran Warga Bara-barayya
Makassar, Gosulsel.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bela Rakyat Bara-barayya menggelar mimbar demokrasi, Minggu (05/03/2017) di Jalan Abu bakar lambogo No. 143. Mimbar ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap penggusuran warga Bara-Barayya yang dilakukan oleh pihak TNI.
“Sudah ada 28 KK yang tergusur, tidak menutup kemungkinan besok lusa akan ada lagi yang ikut jadi korban penggusuran ini,” beber Ahmad Perdana, koordinator Aliansi Mahasiswa Bela Bara-barayya.

“Kami ingin TNI AD hentikan Penggusuran ini, kasian warga yang setelah digusur tidak tahu akan ke mana mereka,” lanjutnya.
Ahmad mengatakan bahwa warga yang telah digusur memiliki surat dan legalitas lengkap sebagai pemilik tanah yang sah. “Sementara, menurut pantauan kami, puluhan warga yang menghuni rumah di atas tanah ini, mengaku mempunyai Akta Jual Beli (AJB) dan bukti ahli waris atas tanah,” jelas mahasiswa Universitas Bosowa ini.
Dia juga berharap dengan adanya mimbar demokrasi ini, mampu membangkitkan semangat solidaritas warga serta menjadi ajang konsolidasi mahasiswa dan pemuda untuk senantiasa mengawal kasus ini.
Mimbar bebas itu dihadiri oleh elemen masyarakat dan mahasiswa, ,mereka memadati ruas Jalan Abu Bakar Lambogo guna ikut menyaksikan panggung rakyat Bela Warga Bara-barayya ini. Selain orasi bebas, mimbar memokrasi ini juga mementaskan seni musik serta musikalisasi Puisi.