Manajemen Happy-Happy Maros Bantah Tudingan Mahasiswa

Senin, 13 Maret 2017 | 19:12 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros, GoSulsel.com – Pihak manajemen rumah bernyanyi Happy-happy Maros melalui Staf IT, Dadang Gunawan, membantah tudingan penipuan dan ilegal parkir seperti yang disampaikan oleh mahasiswa pengunjuk rasa.

“Rekan-rekan mahasiswa yang melakukan aksi menuding adanya penipuan dari pihak manajemen sama sekali tidak benar. Ini hanya miskomunikasi yang terjadi antara mahasiswa dan manajemen”, ujar Dadang. Senin (13/3/2017).

Lanjut Dadang, tudingan para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa bahwa pihak manajemen dari rumah bernyanyi Happy-happy menipu konsumen dalam hal penggunaan voucher dan parkir yang tidak memiliki legalitas dari Dinas Perhubungan Maros, merupakan kesalahfahaman saja.

“Mereka kira voucher kami tidak berlaku, padahal berlaku namun tidak untuk waktu yang sama. Hal itu yang tidak difahami mereka. Juga dalam hal parkir memang kami tidak mengenakan biaya parkir, jadi boleh bayar boleh juga tidak”, lanjut Dadang.

Sementara itu, koordinator Aksi A Rahmat Kurniawan, menuding adanya penipuan yang dilakukan oleh pihak rumah bernyanyi.

“Jika memang ini adalah miskomunikasi yang terjadi, kami minta agar pihak terkait untuk bertanggung jawab dan memperbaiki manajemennya,” katanya. (*)