Februari 2017, Penjualan Eceran di Makassar Turun Dibanding Januari

Kamis, 06 April 2017 | 10:36 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan oleh KPw BI Sulsel mengindikasikan bahwa penjualan eceran di Kota Makassar meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya meskipun sedikit dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal ini tercermin dari indeks Penjualan Riil (IPR) yang tercatat 124,75, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (120,79), namun menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 127,08.

“Penurunan tersebut diperkirakan sebagai dampak kenaikan harga/ tarif yang ditetapkan oleh pemerintah pada bulan Januari 2017, yaitu kenaikan biaya pengurusan surat kendaraan bermotor dan tarif tenaga listrik,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat.

Secara bulanan, penurunan penjualan eceran terutama terjadi pada kelompok barang budaya dan rekreasi seperti kertas, karton dan cetakan, kemudian diikuti kelompok bahan bakar kendaraan serta kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya yaitu meubel.

“Kelompok barang budaya dan rekreasi turun 3,79%, kelompok bahan bakar kendaraan turun 3,61%, sedangkan kelompok rumah tangga lainnya turun 2,65%,” jelasnya.

Sementara itu, secara tahunan, penjualan eceran mengalami peningkatan sebesar 3,28% didorong oleh peningkatan penjualan suku cadang (29,43%), dan barang budaya dan rekreasi (11,96%). (*)


BACA JUGA