Cerita Petugas Dibalik Kaburnya Tahanan Rutan Soppeng

Selasa, 11 April 2017 | 16:57 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Yusuf Muhammad - Go Cakrawala

Soppeng, GoSulsel.com – Tiga tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Watan Soppeng kabur setelah membobol tembok kamar tahanan dengan menggunakan alat pisau cutter, gunting, dan potongan besi. Alat yang digunakan para tahanan tersebut disita dijadikan barang bukti.

Namun, ada yang menarik dari kejadian kaburnya tahanan tersebut. Kamar nomor 2 berkapasitas tujuh orang yang ditempati tahanan kabur tersebut punya cerita tersendiri.

pt-vale-indonesia

Petugas Rutan Klas IIB Watan Soppeng, Sukarman mengatakan kondisi dinding tembok kamar tersebut sudah rapuh sehingga mudah bagi tahanan untuk menjebol. Kasus tahanan kabur ini bukanlah yang pertama kali, sebelumnya juga ada tahanan yang mencoba melarikan diri namun berhasil ditangkap.

Selain kasus melarikan, di kamar tersebut juga pernah ada kasus bunuh diri. “Tembok yang dibobol tahanan kondisinya sudah rapuh. Di kamar itu juga pernah ada tahanan coba melarikan diri tapi cepat ditangkap,” kata Sukarman, saat ditemui usai diperiksa di Polres Soppeng, Selasa (11/4/2017).

Sebelumnya, tiga tahanan melarikan diri dari rutan Klas II B Watan Soppeng, di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Senin (10/4/2017). Mereka kabur setelah membobol tembok kamar tahanan.

Tiga tahanan yang kabur adalah Muliyadi (31) warga Baringeng dan Subianto (37) warga Baringeng masing-masing tersandung kasus narkotika. Sedangkan, satu tahanan lainnya, Bakri (28) warga Lalabata Riaja melanggar pasal perlindungan anak.(*)