BI gelar Workshop Pengelolaan Likuiditas dan Transaksi Repo pada 17-18 April 2017 di Hotel Aryaduta Makassar.

BPD se-Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua Ikuti Workshop BI di Makassar

Senin, 17 April 2017 | 18:13 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengelolaan Likuiditas dan Transaksi Repo yang akan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 17-18 April 2017.

Workshop ini berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar dengan mengundang narasumber dari Kantor Pusat Bank Indonesia (Departemen Pendalaman Pasar Keuangan).

Sebanyak 40 peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini datang dari BPD yang ada di seluruh Indonesia. Dari jumlah peserta tersebut, 15 diantaranya merupakan perwakilan dari BPD yang ada di Sulampua.

Workshop ini merupakan tahap kedua dan diperuntukkan untuk BPD di wilayah Jawa sampai dengan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan (DPPK) Nanang Hendarsah memaparkan mengenai bagaimana pengelolaan likuditas dan pengenalan terhadap transaksi repo.

“Kita baru mengembangkan transaksi repo ini 3 tahun terakhir. Pada saat melakukan transaksi repo kendalanya pertukaran uang dan surat berharga. Surat berharga itu harganya berfluktuasi,” ujarnya.

Dijelaskannya, upaya untuk mendorong transaksi repo adalah dengan sosialisasi. Kegiatan seperti yang terlaksana hari ini mengenalkan secara teori dan praktek mengenai repo, pengelolaan likuiditas, risk manajemennya, cara bertransaksi front office, mitigasi resiko, settlement, accounting.

“Itu menjadi penting supaya dipahami oleh market. Tapi manfaatnya bukan hanya untuk BI dan OJK, tapi untuk pelaku pasar juga,” tuturnya.

Di hari pertama workshop ini, materi yang dibahas yaitu mengenai pengelolaan likuditas, pengelolaan likuiditas perbankan, karakteristik transaksi repo dan pelaksanaan transaksi repo, pentingnya transaksi repo dalam pengelolaan likuiditas Bank Pembangunan Daerah: Perspektif Pengawas Bank.

Pengelolaan likuiditas dibawakan oleh Dwi Narwanto dari PT. Pan Indonesia Bank. Dijelaskan dalam workshop tersebut mengenai manajemen pengwlolaan likuiditas, monitoring harian kecukupan likuiditas bank, dan materi penting lainnya. (*)


BACA JUGA