Moh Ramdhan Pomanto
#

Ditutupkan Pintu di Golkar, Ini Kata Danny

Rabu, 26 April 2017 | 17:34 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Wacana paket Moh Ramdhan Pomanto dengan Ketua DPRD Makassar yang juga adalah Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta (Danny-Aru) hanya sekedar menjadi isapan jempol.

Hal ini setelah keputusan Golkar Makassar melalui Rapat Kerja (Raker) menetapkan Aru sebagai calon tunggal Wali Kota Makassar yang bakal diusung oleh partai berlambang pohon beringin itu. Artinya, Golkar Makassar menutup ruang untuk kandidat lain.

Menanggapi hal tersebut, Danny enggan untuk berspekulasi. Dikataknnya bahwa saat ini dirinya belum fokus untuk mengurus tiket dari partai sebagai syarat untuk bertarung di Pilwakot tahun 2018 mendatang.

“Partai itu besokpi, saya kira Insya Allah dia bukakanja pintu itu,” kata Danny, ditemui usai mengikuti Paripurna LKPJ di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (26/4/2017).

Dia bahkan menyinggung soal kesiapan dirinya untuk bertarung melalui jalur independen. Dengan bukti dukungan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP), tanpa dukungan partai politik, Danny optimis akan masuk pada bursa calon Wali Kota Makassar.

“Kalau saya kan adami payungku toh, 400.000 KTP adami payung. Kalau mesti harus terjung bebas di payungnya,” kata Danny.

Ditanya soal upaya untuk mengendarai Golkar, Danny memilih untuk bergeming. Dia mengatakan tak masalah jika Golkar telah menutup ruang.

“Tidak apa-apa kalau tutup pintu, masak kita mendaftar kalau tidak buka pendaftaran, tapi kalau silaturahmi bisa, saya silaturahmi dengan semua,” tegasnya.

Danny yang ditanya kemungkinan untuk membuka komunikasi dengan DPD I Golkar Sulsel dan DPP Golkar menolak hal tersebut. Dia mengatakan, dirinya menghargai DPD I Golkar Makassar atas keputusan yang telah disepakati di internal partai Golkar.

“Jangan (lewat DPD I dan DPP), hargai tauwwa DPD II, mesti kita hargai. DPD II dan DPD I, semua harus kita hargai, karena biar DPD II pasti dibawah pengawasan pusat,” tandasnya. (*)


BACA JUGA