Andini Ika Aprilla merupakan Runner up 1 Putri Pariwasata Sulsel 2016, Performance Dara Sulsel 2015 dan Juara tiga putri Citra Sulsel

Awalnya Coba-coba Kini Jadi Hobi

Jumat, 28 April 2017 | 20:57 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Risal Akbar - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Masa kuliah adalah masa dimana kita memiliki kesempatan untuk mendalami potensi yang dimiliki masing-masing. Tak jarang, potensi yang kemudian dimaksimalkan di masa kuliah justru bisa menghasilkan pundi-pundi uang saku untuk para mahasiswa.

Salah satunya, Andini Ika Aprilla, dara cantik asal Jeneponto ini mulai menggeluti profesi modeling sejak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di Binamu Kabupaten Jeneponto.

Meski awalnya hanya coba-coba, Ia mengaku kemudian tertarik karena dapat menggali potensi yang dimilikinya.

Berjalan di catwalk dan menjadi target puluhan kamera selama di stage, kini menjadi hal yang biasa baginya.

“Pas lulus SMA saya sudah mulai mencoba modeling, awalnya coba-coba karena diajak teman, tapi akhirnya suka dan jadi hobi,” katanya sambil tersenyum saat ditanyai tentang hobinya.

Karena serius mengembangkan bakatnya tersebut, Andini sempat beberapa kali diganjar hadiah hingga ke tingkat provinsi.

Runner up 1 Putri Pariwasata Sulsel 2016, Performance Dara Sulsel 2015 dan Juara tiga putri Citra Sulsel adalah tiga dari sekian banyak penghargaan yang diraih Andini.

Wanita yang kini masih tercatat sebagai mahasiswa aktif Universitas Hasanuddin pada Fakultas Sospol Ilmu Komunikasi 2014 ini mengaku telah mengalami banyak hal di dunia modeling.

Dara kelahiran 1 April 1997 ini bercerita, meski kebanyakan yang dilalui tersebut adalah cerita-cerita manis, namun beberapa pengalaman pahit juga pernah dialaminya.

“Pernah disuruh datang pagi-pagi tapi ternyata fashion shownya malam, paling itu ji cerita buruknya, sisanya Alhamdulillah bagus semua,” katanya.

Kini Andini lebih memilih untuk menjadi model freelance sembari menanti kelulusannya dari studi di Universitas Hasanuddin.

“Saya freelance sekarang, dulu pernah di management, tapi ada sedikit masalah jadi saya pilih keluar,” katanya.

Padahal, kala itu, management yang ia tempati memiliki 20 orang model dan sering ditawari untuk pagelaran fashion show.

Hanya saja, dunia modeling menurutnya tidak akan selamanya ia tempati, untuk itu, kini ia mulai mengambil ancang-ancang ketika harus keluar dari pekerjaan yang telah ia tekuni selama tiga tahun tersebut.

“Ini cuma sampingan, kalau tidak ada halangan, tiga tahun lagi saya sudah lulus dan akan fokus ke profesi baru saya, model paling hanya sekali-kali saja,” tambah dia. (*)

 


Andini
Andini 1
Andini 2