Mayat Dipematang Empang di Bontoa, Gegerkan Warga

Jumat, 11 Agustus 2017 | 22:30 Wita - Editor: adyn - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros, Gosulsel.com – Warga Dusun Sikappaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, digegerkan dengan ditemukannya mayat diatas pematang empang milik Hamidi (37) yang merupakan warga Kapasa, Kecamatan Biringkanaya Makassar.

Mayat yang beridentitaskan Daeng Sampara (45) adalah warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, yang seharinya berprofesi sebagai pekerja tambak. 

pt-vale-indonesia

Penemuan mayat tersebut diawali saat saksi (Hamidi) mendapati kendaraan (motor) milik Daeng Sampara, masih terparkir disalah satu rumah warga. Sementara hari sudah malam.
Saksi pun mendatangi empang tempat Daeng Sampara bekerja yang tidak lain merupalan milik ia sendiri. Setelah sampai digubuk (rumah empang) saksi heran melihat Daeng Sampara telentang diatas pematang empang. Saat diperiksa, korban sudah meninggal dunia.

Ia (Hamidi) langsung menelepon saudara Daeng Sampara yakni Hakim (47) dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lau, “saya naik perahu menyusulnya karena hari sudah malam tapi belum juga pulang. Pas sampai ternyata sudah meninggal dunia pas dibawah kolong rumah-rumah empang diatas pematang,” kata Hamidi.

Sementara itu, Kapolsek Lau AKP Ismail mengatakan bahwa dari hasil keterangan saksi dan pihak keluarga. Daeng Sampara diduga kuat meninggal dunia akibat kelelahan serta memiliki rekam medik penyakit asma, “dari pemeriksaan bekerjasama dengan pihak puskesmas diduga kuat meninggal akibat dari penyakit asma yang menyerangnya.

Selain itu, pada tubuh korban tidak ditemukan hal-hal yang berbau kriminal,” katanya.