Kodam Gelar Pelatihan Mubaliq & Mubaliqah, Ini Tujuannya

Jumat, 03 November 2017 | 20:31 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa,GoSulsel.com – Pelatihan mubaliq-mubaliqah Se-Indonesia Timur Angkatan VII. Gelaran ini digelar oleh Kodam XIV Hasanuddin dengan Pusat Pendidikan, pengkajian dan pelatihan Dakwah (P4D), Badan Pendidikan Islam (BPI) Yayasan Islamic Center Al- Markaz, Al -Islami, Makassar.

Pelatihan ini berlangsung di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam)XIV Pakkatto, Gowa. Jumat (3/11/2017).

Ada 130 peserta mubaliq dan mubaliqah yang mengikuti kegiatan ini, dan 50 persen dari kalangan TNI. Hal ini diungkapkan Ketua Badan Pendidikan Islam Yayasan Al Markaz Al Islami, Prof Alimin.

“Jumlah total yang ikut adalah 130 50 dari TNI, Muballigah 30 dan Muballigh 50 orang,” katanya. 

Terpisah, dalam sambutannya, Kepala Staf Kodam (Kasdam), Brigjen TNI Supartodi, mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kapastitas agar lebih mahir dalam berdakwah kepada masyarakat.

“Ini juga agar terjalin persaudaraan dan ukhuwah islamiyah antara kodam dan ummat islam khususnya jamaah dari Masjid Al Markaz Al Islami,” katanya. 

Supartodi menitipkan harapan, yakni dengan adanya hal itu juga para muballig khususnya dari kalangan TNI mampu meningkatkan wawasan keislamannya dan menyampaikan kepada masyarakat melalui dakwah yang santun dan mengajarkan Pancasila.

“Bukan hanya mampu berdakwah terkait Habluminallah dan Habluminannas, tapi juga mampu mensosialisasikan Pancasila dalam bahasa agama serta dapat menyampaikan bahwa agama islam sangat menghargai perbedaan dan penuh toleransi, karena ajaran Islam sesungguhnya merupakan sumber nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pelatihan yang dibuka langsung oleh Kepala Staf Kodam tersebut akan menerima 12 materi yang akan diberikan oleh tim khusus yang dibentuk oleh panitia. Tapi yang paling banyak adalah mengenai dakwah dan kebangsaan. 

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Pangdam Bidang Manajemen Sistem pertanahan negara Kolonel Inf Zainuddin, Asrendam Koloner CHB Fitri Taufiq, Asisten personel Kolonel Inf Heri Pribadi.

Wadanrindam Kolonel Inf Muhammad Ali, Wakil Asisten Teritorial Letkol Arm Bambang Irawan, Kepala Pembinaan Mental Kodam Kolonel Kav Bokia, Wakapendam Letkol Inf Maskun Nafik. (*)


BACA JUGA