#

Ribuan Relawan & Partai Pengusung IYL-Cakka Gelar Zikir Akbar & Do’a Bersama

Jumat, 03 November 2017 | 15:09 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) menggelar doa dan dzikir akbar di Rumah Kita, Jln Hertasning, Makassar, pada Jumat (3/11/2017).

Kegiatan yang dilanjutkan dengan Sholat Jumat berjamaah ini dihadiri sejumlah pimpinan partai Demokrat , PPP dan Berkarya. Turut juga hadiri puluhan fungsionaris PAN se-Sulsel.

Hadir pula Anggota DPD RI Bahar Ngitung, Wakil Ketua DPP PPP Amir Uskara dan Deklarator Demokrat Reza Rasyid Ali serta ribuan relawan pemenangan pasangan yang menggunakan tagline “Punggawa Macakka” ini.

Dalam sambutannya, Ichsan meyakinkan kepada seluruh jajaran relawan bahwa dirinya dan Andi Mudzakkar akan masuk dalam arena pertarungan Pilgub Sulsel mendatang. Hal ini bukan tanpa alasan, lantaran jumlah kursi partai pengusung sudah mencukupi syarat mendaftar di KPU, yakni PPP (7 kursi) dan Demokrat (11 kursi).

“Hari ini juga adalah kesyukuran kami berdua bersama Andi Mudzakkar, dan juga relawan yang selama ini gunda gulanan menanti, betulka Punggawa Macakka akan bertarung? Jumat ini, saya baru saja diserahkan surat tugas dari Demokrat untuk Punggawa Macakka. Sehingga cukup kursi untuk bertarung,” kata Ichsan dalam sambutannya.

Sementara itu, Andi Mudzakkar dalam sambutannya membeberkan bahwa dirinya pernah menghadap ke “Punggawa”, julukan yang dilekatkan ke IYL. Hal ini menyusul saat dirinya ragu tidak mendapat partai pengusung.

Cakka menyampaikan kepada Ichsan, kala itu dirinya ikhlas mundur dari pertarungan jika Ichsan dipersyaratkan mengganti pasangan untuk mendapatkan dukungan partai. Menurutnya Sulsel sangat rugi jika Ichsan tidak masuk dalam arena pertarungan Pilgub.

“Tapi apa yang disampaikan pak Ichsan, beliau bilang ke saya, Andi Cakka, saya nyatakan , saya tidak akan maju juga kalau kita tidak berpasangan,” tutur Cakka disambut haru dan linangan air mata ratusan relawan “Punggawa Macakka”.(*)


BACA JUGA