Pemkab Semarang Study Komparatif di Gowa

Kamis, 09 November 2017 | 14:53 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, GoSulsel.com — Pemkab Gowa kedatangan Peserta Study Komperatif dari Pemerintah Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Rombongan diterima oleh Asisten bidang Ekonomi Pembangunan Mappasomba, SE didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Sofyan Hamdi di Ruang Rapat Wakil Bupati Kantor Bupati Gowa, Kamis (9/11/2017).

Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Pembangunan, Heru Purwanto beserta tiga orang anggota lainnya menyampaikan maksud dan tujuannya.

“Kami datang kesini memilih Kabupaten Gowa karena memiliki kesamaan dari daerah kami yang merupakan penyangga ibu kota provinsi dan merupakan daerah pariwisata. Kabupaten Gowa merupakan daerah yang pengelolaan keuangan daerahnya sudah cukup baik, oleh karena itu kami datang ke Kabupaten Gowa ingin menimbah ilmu mengenai pengembangan pariwisata, pelayanan publik serta cara pengelolaan keuangan daerah,” jelas Heru.

Asisten II menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan dari Pemerintah Kabupaten Semarang di Kabupaten Gowa.

“Atas nama Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gowa mengucapkan selamat dan penghargaan serta terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Rombongan dari Pemerintah Kabupate Semarang telah menjadikan Kabupaten Gowa sebagai daerah studi komperatif dan semoga dari studi ini mendapatkan manfaat bagi Pemerintah Daerah masing-masing dan dapat lebih ditingkatkan pada kegiatan lain dalam upaya memajukan pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dari masing-masing daerah.” tuturnya didepan peserta Study Komperatif.

Mappasomba juga menambahkan, Kabupaten Gowa merupakan bekas kerajaan besar yang memiliki wilayah yang sangat luas bahkan meliputi wilayah Filipina bagian selatan sampai di wilayah Aborigin Australia bagian utara.

“Kabupaten Gowa juga merupakan tanah kelahiran dari dua Pahlawan Nasional yakni Ayam Jantan dari Timur Sultan Hasanuddin dan Tuanta Salama Syech Yusuf Al Makassari, Itulah sedikit sejarah tentang Kerajaan Gowa,” jelasnya.

Terkait Pariwisata, selain Malino sebagai daerah wisata, Gowa juga merupakan daerah wisata budaya dan religi dengan adanya Museum Balla Lompoa dan Makam dari dua Pahlawan Nasional tersebut.

Selain itu, lanjutnya, dengan pengelolaan keuangan Kabupaten Gowa memiliki APBD yang cukup besar yakni 1,7 Triliun dan PAD 160 Miliar pernah mendapatkan apreseasi dari KPK tentang Siskeudes.

Selain itu, Kabupaten Gowa dalam 6 (Enam) tahun terakhir ini sudah mendapatkan penghargaan yakni Opini WTP dari BPK RI selama 6 (enam) kali berturut-turut yang merupakan suatu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan daerah. Kami juga berharap agar keberhasilan pengelolaan keuangan tersebut dapat dipertahankan.

Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan juga menambahkan mengenai sistem pelayanan publik yang diterapkan di Kabupaten Gowa.

“Pemerintah Kabupaten Gowa memiliki 5 program prioritas. pembangunan, yaitu Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Bidang Pertanian dan Bidang UMKM serta Bidang Infrastuktur, kesemuanya itu memerlukan penyusunan SOP yang baik sebagai tatalaksana dan batasan pelayanan publik demi tercapainya semua indikator agenda prioritas tersebut,” tambahnya. (*)


BACA JUGA