Sidak Gubernur Sulsel: Stok Beras Aman, Namun Harga di Atas HET

Sabtu, 13 Januari 2018 | 15:53 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar,Gosulsel.com-  Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Dirjen Kementan) Sumarjo Gatot Irianto dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan inspeksi mendadak terkait kenaikan harga beras.

Sidak ini dilakukan di Pasar Pabaeng-baeng, Pasar Terong dan Gudang Bulog Panaikang, Sabtu (13/1/2018). Dalam pemantauan ini kondisi beras di pasaran masih terjamin stoknya. 

Hanya saja harga yang ada sudah jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp9.450 perkilogram untuk kelas medium. Di dua pasar yang dikunjungi, rerata harga beras medium Rp9.000-Rp10.000 perkilogram. 

Hafid, salah satu pedagang beras di Pasar Pabaeng-baeng mengakui kenaikan harga beras sudah mulai sebelum pergantian tahun. Kondisi tersebut terus mengalami kenaikan sampai saat ini. 



“Kalau soal stok sebenarnya cukup, yang jadi persoalan adalah harga dari pengecer tempat kami membeli memang sudah naik. Kami beli sekitar Rp9.200 perkilogram,” katanya saat ditemui di kiosnya. 

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengakui stok beras Sulsel mencapai 82 ribu ton. Stok ini mampu memenuhi kebutuhan warga Sulsel sampai 20 bulan kedepan. 

“Kami siap menyalurkan beras ini ke provinsi lainnya. Saya sudah cek sampai di pasar, stok kita masih cukup banyak,” ungkapnya. 

Untuk menurun harga beras di pasaran, Bulog Divre Sulselbar melakukan operasi pasar dengan menjual beras medium Rp9.000 perkilogram. (*)


BACA JUGA