Media Ghatering Semen Bosowa di Fireflies Pattimura Makassar/Kamis, 18 januari 2018/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com

Kelebihan Produksi Semen Nasional 40 Juta Ton, Bosowa Minta Pemerintah Peka

Jumat, 19 Januari 2018 | 02:02 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Produksi Semen secara nasional mencapai 106 juta ton per tahun. Sementara, konsumsinya hanya sebesar 60 juta ton pada tahun 2017. Ini menyebabkan kelebihan produksi sebesar 40 juta ton.

Hal tersebut disampaikan oleh Febby Triady selaku kepala bagian pemasaran Bosowa Semen, kepada awak media saat Media Gathering di Fireflies Coffee Pattimura, Jl Pattimura, Kamis (18/01/2018).

“Diharapkan pemerintah sedikit peka terhadap oversuplay yang terjadi. Pemerintah dapat batasi investasi pabrik semen baru di Indonesia melihat 40 juta ton oversuplai,” ujarnya.

Dikatakannya industri semen merupakan salah satu industri yang jalur distribusinya sangat besar dilihat dari elemen harga. Persentasenya sebesar 30% dari harga barang.



“Untuk bisa mendistribusikan lebih efisien lagi, kita berharap pemerintah bisa memberikan insentif di sisi distribusi. Memberikan tambahan alokasi untuk kita bisa mengirimkan produk kita ke wilayah timur dengan tol laut, tentunya bisa juga menjadikan harga semen ini lebih terjangkau,” paparnya.

Febby juga menghimbau agar pemerintah dapat membatasi perizinan terkait pembangunan pabrik semen baru di Indonesia. Melihat kelebihan produksi yang cukup besar, pembangunan pabrik baru akan menurunkan utilitas pabrik yang pernah mencapai 80% di tahun 2013 lalu.

“Kami berharap pemerintah tidak lagi memberi izin kedepannya untuk pembangunan pabrik baru,” jelasnya.(*)