Peran Unhas Meningkatkan Kolaborasi Indonesia-Australia Melalui Konferensi APDP

Senin, 22 Januari 2018 | 14:44 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Jakarta, Gosulsel.com – Konferensi Alumni Professional Development Program (APDP) akan diadakan pada 23-24 Januari 2018 di Hotel JS Luwansa, Jakarta yang memberi kesempatan kepada lebih dari 200 peneliti Indonesia dan Australia untuk menampilkan hasil penelitian mereka.

Konferensi ini berfokus pada kolaborasi Indonesia-Australia yang didesain untuk memberi pengaruh terhadap inovasi, komersialisasi, dan pembuatan kebijakan.

Workshop APDP

Sebagai sebuah inisiatif dari Pemerintah Australia yang bekerjasama dengan Universitas-universitas di Indonesia dan Australia, konferensi ini merupakan puncak dari APDP yang telah berlangsung selama 1 tahun.

Berakar dari Australia Global Alumni Engagement Strategy yang digagas oleh Pemerintah Australia-Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), APDP melibatkan lebih dari 200 scholar Indonesia yang merupakan alumni universitas Australia.



“APDP ini merupakan program kerjasama Unhas, UI, UNJ, Griffith University, James Cook University, Charles Darwin University yang selama 1 tahun ini, kami sudah melaksanakan 3 workshop di Makassar dan Jakarta. Event puncaknya yaitu pada konferensi Research for Impact”, jelas Professor Budu, Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Kerjasama Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (22/01).

Konferensi APDP “Research for Impact” akan memberikan kesempatan bagi alumni untuk mempresentasikan riset dan publikasinya.

Workshop APDP

Mencakup berbagai topik, mulai dari keperawatan hingga terorisme, migrasi kultural dan teknologi informasi, konferensi ini akan menyoroti berbagai isu kebijakan sosial di Indonesia dan dampaknya pada peneliti.

Konferensi ini juga menghadirkan prestigious speakers seperti Professor Pratikno, Menteri Sekretariat Negara, dan Professor Ali Ghufron Mukti, Dirjen Menristekdikti.

“Peneliti terkemuka dari universitas Indonesia dan Australia juga akan hadir mempresentasikan penelitian mereka dan event ini tentunya sangat bermanfaat tidak hanya bagi peneliti senior tetapi juga peneliti pemula,” ungkap Anni Bohn, APDP Coordinator.(*)