Amankan Demo, 400 Anggota Polres Maros Terlibat Bentrok

Kamis, 15 Februari 2018 | 17:03 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros, GoSulsel.com – Sebanyak 400 anggota kepolisian Polres Maros memenuhi lapangan Pallantikang Maros, Kamis, (15/2/2018).

Para anggota Polri tersebut melakukan simulasi pengamanan domonstrasi saat Pilkada nanti.

Mereka menangani para pendemo dari tahap negosiasi hingga penghadangan. Tapi karena para pendemo mulai ricuh, terpaksa didatangkan pasukan berompi dan bertameng. Bentrok dengan ratusan pendemo tak bisa dihindarkan.

Insiden inipun menyebabkan bentrok antara massa pendemo dengan petugas Kepolisian. Kurang lebih 400 an personil Kepolisian, dibantu TNI dan sejumlah unsur pengamanan lainnya seperti Satpol PP, Damkar dan BPBD Kab juga dikerahkan untuk mengamankan situasi.

Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard Andrians, mengatakan simulasi pengamanan Pilkada dilakukan bentuk persiapan personil dalam melakukan pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang.

“Latihan simulasi Mantap Praja 2018 ini kita lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat Pilkada nanti,” beber Richard.

Ia berharap agar tahap pelaksanaan Pilgub di Maros berjalan aman dan lancar, tanpa adanya ketegangan ataupun bentrok seperti dalam peragaan simulasi.

Dalam simulasi ini terlihat situasi semakin panas, polisi terpaksa bertindak tegas dengan menembakkan flare dan gas air mata serta water canon untuk membubarkan para pendemo yang semakin anarkis . Akhirnya situasi bisa dikendalikan, dan pendemo mundur kemudian membubarkan diri.

Simulasi disaksikan langsung oleh Bupati Maros, Hatta rahman, Wakil Bupati Maros, Dandim 1422 Maros, Kapolres Maros, Kajari Maros, Anggota DPRD maros, dan berbagai unsur lainnya, baik dari OPD maupun Muspida. (*)

 


BACA JUGA