Hanya 33 Persen Tanah di Sulsel yang Tersertifikat

Kamis, 15 Februari 2018 | 14:24 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Takalar, Gosulsel.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Takalar, Kamis (15/2) menyerahkan sertikat tanah untuk rakyat, di Lapangan Makkatang, Kecamatan Pattalassang.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil, melaporkan, di Sulsel tanah yang sudah terdaftar baru sekitar 33 persen. Sesuai instruksi Presiden, pihaknya akan melakukan percepatan untuk sertifikat tanah tersebut.

“Disini hadir 3.850 penerima sertifikat. Dari enam kabupaten/kota di Sulsel. Antara lain dari Kabupaten Takalar, Bantaeng, Bulukumba, Gowa, dan Kota Makassar,” lapor Sofyan.

Sementara, Presiden Jokowi mengaku, setiap kali melakukan kunjungan kerja ke daerah, ia banyak menerima keluhan soal sengketa tanah. Karena itu, ia menginstruksikan ke BPN untuk mempercepat pengadaan hak hukum atas kepemilikan lahan.

“Tahun lalu saya perintahkan lima juta sertifikat harus keluar dan bisa capai target. Tahun ini, saya memerintahkan agar menyelesaikan tujuh juta sertifikat,” tegasnya.

Di Sulsel, lanjut Presiden Jokowi, tahun ini ditarget 90 ribu sertifikat tanah harus diterbitkan. “Sengketa tanah banyak terjadi karena belum memegang hak tanda bukti hukum atas kepemilikan lahan. Makanya, kita percepat,” kata Jokowi.

Adapun rincian sertifikat tanah yang diserahkan, terdiri dari Kota Makassar 50 sertifikat, Kabupaten Gowa 650, Takalar 1.500, Bantaeng 1.000, Bulukumba 1.000, dan Jeneponto 800 sertifikat.(*)