Dianggap Sebagai Siskeudes Terbaik, Kabupaten Bangka Belitung Kunjungi Gowa

Rabu, 28 Maret 2018 | 20:34 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com — Kabupaten Gowa kedatangan 133 orang dari Kabupaten Bangka Belitung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (28/3/2018).

Kedatangan rombongan ini dengan maksud melakukan Studi Lapangan terkait keberhasilan Kabupaten Gowa dalam menerapkan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, Benny Supratama mengungkapkan alasan memilih Gowa sebagai tempat melakukan studi lapangan yakni untuk mengadopsi Siskeudes yang ada di Gowa.

“Kami ke sini karena Gowa salah satu kabupaten terbaik Siskeudes, sehingga kami terpanggil ingin mempelajari dan mengetahui bahkan kami berkendak meniru yang baik lalu di bawa pulang ke daerah kami,” ungkapnya.

Selain itu, untuk benar-benar 100 persen menggunakan Siskeudes di daerahnya, Benny juga meminta kiat-kiat dari Gowa.

“Kami yang hanya 8 kecamatan 50 desa saja belum bisa sebaik gowa, sedangkan Gowa yang Desanya mencapai 121 desa itu sudah 100 persen menggunakan Siskeudes ini,” tambah Benny.

Terpisah, ucapan terima kasih pun dikayakan Kepala Dinas PMD Kabupaten Gowa, Asrul atas pujian yang diberikan Pemkab Bangka Selatan.

Asrul katakan, capaiannya saat ini tidak lepas dari kerjasama pihak terkait dalam pemenuhan penuh penggunaan Siskudes ini.

“Kerjasama, koordinasi dan yang terpenting memperbaiki struktur organisasi di desa. Dengan mengganti kader yang sudah tua dan tidak memiliki ijazah SMA dengan kader baru yang mampu melalukan itu,” katanya.

Selain itu, Asrul juga membeberkan bahwa beberapa hari lalu BPKP pusat bersama BPKP Sulsel melakukan evaluasi siskeudes di Kabupaten Gowa dan menyampaikan Kabupaten Gowa masuk 14 besar terbaik kabupaten di Indonesia dalam tata kelola Keuangan Desa Siskeudes.

“Alhamdulillah juga, baru Senin kemarin BPKP melakukan evaluasi dan mengakui bahwa Gowa ini memang terbaik dalam tata kelola keuangan desa,” jelasnya

Tak hanya itu, dirinya mengaku kendala yang dihadapi oleh kabupaten Gowa dalam pemenuhan siskeudes, yaitu pembuatan RAB yang masih dilakukan oleh pihak ketiga sehingga terjadi keterlambatan dalam penginputan kedalam aplikasi.

“Kendalanya itu tadi dan beberapa perencanaan yang ada di aplikasi belum terinci, sehingga program hari musrenbangdes belum terakomodir, tapi komitmen Kabupaten Gowa telah menyediakan anggaran dalam rangka pembinaan pengelolaan keuangan desa dengan menggunakan aplikasi siskeudes telah terpenuhi,” lanjutnya.

Olehnya, Asrul berharap Kabupaten Bangka Selatan nantinya bisa melengkapi kekurangan dari Kabupaten Gowa dan sebaliknya mampu mencapai hal yang diinginkan dalam pertemuan ini.

“Semoga keberhasilan Siskeudes kami bisa menular ke Bangka Selatan dan melengkapi apa yang jadi kekurangan disini,” harapnya.(*)