Disnaker Maros Gelar Pelatihan Operator Alat Berat

Rabu, 28 Maret 2018 | 15:47 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros,GoSulsel.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Maros, gelar pelatihan operator alat berat, di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu (28/3/2018). Ada 30 peserta ikut dalam pelatihan ini.

“Pesertanya pa pencari kerja maupun yang sudah bekerja namun ingin mencari pengalaman di bidang alat berat. Perekrutan berdasarkan sistem acak dari data pencari kerja Disnaker. Beberapa ada yang sudah kerja tapi mau cari pengalaman lain,”kata Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Darwansyah.

Darmawansyah mengatakan, pelatihan operator ini, kata dia bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja diĀ  Maros.

“Melalui kegiatan ini kita ingin membekali para calon tenaga kerja dengan memberikan kompetensi bagi mereka. Agar kedepannya mereka bisa terserap di dunia kerja dengan kompetensi yang mereka miliki,” paparnya.

Untuk tahap kedua nantinya pihaknya berencana akan mengikutkan peserta dari 14 kecamatan. Sehingga bisa merata.

Lebih lanjut kata dia, mengenai output pelatihan ini tidak lain untuk memberikan pembekalan bagi mereka bagaimana mengetahui alat berat itu apa dan bagaimana proses bekerjanya.

“Sehingga kedepannya mereka bisa terserap di dunia kerja dengan kompetensi yang mereka miliki dan bisa mengurangi pengangguran,” jelasnya.

Diakuinya dalam kegiatan ini pihaknya belum menggandeng perusahaan agar bisa merekrut para peserta pelatihan.

“Kegiatan ini kan sifatnya hanya sehari, dan tentu saja dengan waktu sehari kompetensi alat berat belum mumpuni. Akan tetapi paling tidak sudah ada pengenalan dasar bagi mereka,”kata.

Tidak hanya pelatihan alat berat, kata dia, pihaknya juga akan menggelar pelatihan alat pendingin, jasa boga dan jahit menjahit.

Diakuinya diantara para pencari kerja, adapula peserta yang sudah memiliki kerjaan. Hanya saja mereka ingin mencoba peruntungan lain di bidang lainnya.

“Salah satunya dengan mempelajari cara membawa alat berat,” singkatnya. Dalam kegiatan ini, peserta mendapat helem dan sepatu.(*)