Musrembang Terakhir SYL, Ini Jumlah Usulan yang Masuk

Kamis, 29 Maret 2018 | 09:47 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com — Gubernur Sulawesi Selatan menghadiri acara Musyawarwah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Daerah 2018 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019 Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Clarion (28/3).

Musrembang ini mengangkat tema “Memacu Pembangunan Daerah Berkualitas Untuk Mewujudkan pemerataan”.

Gubernur SYL, berharap Musrembang ini harus mengakumulasi kebutuhan dan menjadi solusi anak bangsa di Sulsel.

“Kita tidak boleh hanya Musrembang dan Musrembang lagi, ini dan harus mengangkat level pemerintahan, pemerintah menjadi tumpuan yang makin baik. Kalau mau baik, perbaiki perencanaan mu saudara-saudara,” kata Syahrul.

Namun, saat diawal acara tersebut, mata SYL berkaca-kaca, Ia emosional memberikan sambutan. Ia kemudian berhenti berbicara beberapa saat ketika mengucapkan kata “ingat kata-kata saya,” terdiam, kemudian memunduk. Kedua tangannya memegang mimbar badannya sedikit mundur kebelakang, Ia berusahan menanahan tangis. Ia terdiam sekitar 20 detik.

Tepuk tangan kemudian bergema di seluruh ruangan. SYL kemudian berbicara dengan nada bergetar dengan suara lebih rendah.

“Saya tidak mau lihat negara ini hanya seperti sekarang, demi Allah negara ini terlalu bagus, apakalahnya negara ini dengan, Malaysia, Singapura, Thailand, Korea dan Jepang. Apa kalahnya, kalau begitu ada ditangan kita, dan kita buktikan itu,” sebutnya.

Musrembang ini, adalah Musrembang terakhir baginya, yang akan mengakhiri masa jabatannya 9 April mendatang.

Disebutkan olehnya Sulsel dalam 10 tahun tumbuh 500 persen. Untuk itu segenap elemen, terutama mereka yang berasal dari pemerintahan harus memiliki semangat bertarung dilengkapi dengan integritas.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulsel, Jufri Rahman menyampaikan bahwa, jumlah usulan dari kabupaten-kota dan OPD kepada Pemerintah Provinsi Sulsel berjumlah 4.802 usulan program kegiatan dengan total Rp9,2 triliun.

Adapun terbanyak datang dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel sebanyak 882 usulan, kemudian Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel sebanyak 735 usulan dan selanjutnya, Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura 669 usulan.

Diakhir sambutannya, bukan hanya SYL yang menangis, Jufri menangis atas kesan dan pengabdian yang telah diberikan oleh Gubernur dua periode tersebut.

“Hari ini Musrembang bagi kami mengharukan sekaligus membannggakan, karena Musrembang terakhir Bapak Gubernur Sulsel,” ujarnya.

Dibawah pimpinan SYL, Sulsel pertumbuhan ekonominya tumbuh diatas rata-rata nasional, meraih penghargaan 242 nasional dan internasional dan opini wajar tanpa pengecualian.

Sementara itu Inspektur Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Roni Dwi Susanto mengingatkan agar program yang dilakukan harus berorientasi mengurangi kesenjangan, dan sesuai dengan prioritas nasional.

Ia menjelaskan terdapat 5 prioritas nasional, diantaranya, pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, dan pengurangan kesenjangan dengan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman.

Turut hadir dalam pembukaan Musrenbag Provinsi Sulsel Staf Ahli Mendagri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Reydonnyzar Moenek.(*)