Genetika Sulsel Pecat Anggota “Penjual” Nama Lembaga

Kamis, 05 April 2018 | 00:41 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Makassar, Gosulsel.com — Ketua Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (Genetika) Provinsi Sulawesi Selatan Yunus Paraya menegaskan kepada seluruh Pengurus kabupaten/kota bilamana anggota yang memakai simbol atau atribut Lembaga bergabung dan terlibat dalam politik praktis akan diberikan sanksi pemecatan.

Genetika Sulsel tidak membenarkan seluruh anggota untuk ikut terlibat dalam politik praktis dengan menggunakan atribut lembaga Genetika demi kelangsungan dan kemajuan organisasi berdasarkan AD/ART. Karena dalam internal kelembagaan tidak dibenarkan memakai simbol atribut Genetika dalam mendukung paslon pilgub maupun pilbub/pilwali 2018.

Berdasarkan Laporan serta bukti-bukti dan temuan yang masuk dalam pantauan Pengurus Genetika Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Genetika Kabupaten Gowa bernisial HP telah terbukti melanggar AD/ART. Sebab belum lama ini diketahui HP ikut dalam politik praktis dengan mendukung salah satu paslon.

Sementara itu oknum Pengurus Genetika Kabupaten Gowa tersebut yang ikut terlibat politik praktis saat ini sudah dinyatakan dipecat secara tidak hormat. Hal itu dilakukan sebagai bukti keseriusan pengurus menegakkan aturan dalam berlembaga. Karena itu, apapun yang dilakukan HP itu sudah di luar dari tanggung jawab Genetika sebagai Lembaga.

“Iya benar kami sudah ambil langkah tegas untuk memberikan sanksi pemecatan siapapun itu jika ada anggota pengurus yang terlibat politik praktis dengan memakai atribut kelembagaan,” ujar Yunus Paraya saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/4/2018).

Langkah tersebut, lanjutnya, ditempuh agar anggota pengurus lainnya bisa paham konsekuensi jika ada anggota terlibat politik praktis memakai simbol atribut seperti yang dilakukan oknum Pengurus Genetika Kabupaten Gowa.

”Kami sudah dapat penyampaian bahwasanya semua pengurus Genetika dilarang keras terlibat politik praktis dengan menggunakan simbol lembaga, khusunya di Pilkada Serentak Sulsel yang akan digelar tahun ini. Tetapi secara pribadi kami persilahkan siapa pun bisa menggunakan hak-hak pribadinya untuk berpolitik,” tutup Amin Rais, ketua Genetika Kota Makassar.(*)