Dinkes Gowa Raih Penghargaan Terbaik Inovasi Pencegahan Penyakit TB

Selasa, 24 April 2018 | 17:56 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gowa raih penghargaan kategori terbaik dalam inovasi Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit TBC tingkat Sulsel. 

 “Penghargaan yang raih ini mampu menjadi penyemangat agar tetap mampu menciptakan dan menjalankan inovasi-inovasi tersebut,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gowa, dr Hasanuddin, di Hotel Grand Clarion Makassar. Selasa (24/4/2018). 

Hasanuddin mengatakan, Gowa memiliki 10 inovasi penanggulangan TBC, yang kami sebarkan diseluruh puskesmas yang ada dengan melibatkan semua stakeholder. 

Tercatat ada 10 inovasi yang telah diciptakan di seluruh Puskesmas yang ada di 18 Kabupaten Gowa. Diantaranya, pemberian makanan tambahan yang dikemas dalam program “Sare Bayao” di seluruh kecamatan, pembentukan pos TBC Desa pada 92 desa/kelurahan, bedah rumah penderita TBC sebanyak 6 rumah, program ketuk pintu TBC di seluruh puskesmas, apel madu yang dilakukan di Puskesmas Bajeng dan Pallangga. 

Selain itu, terdapat pula Pemberdayaan komunitas masyarakat peduli TBC dan pendampingan pasien TBC oleh Daeng TBC, terbitnya Perda dan Perbup TBC HIV dan Kusta, kerjasama dengan LAZIS dan IZI untuk bantuan kemanusiaan bagi penderita TBC. 

Bantuan usaha berupa modal usaha untuk keluarga para  penderita TBC juga dilakukan, kader posyandu peduli TBC di Puskesmas Gentungan dan Comer Hatiku di Puskesmas Pallangga.

Yang terpenting saat ini kata Hasanuddin, adalah bagaimana meningkatkan peran serta masyarakat utamanya dalam penemuan penderita TBC, apalagi saat ini didukung dengan adanya Perda dan Perbub TBC, mengingat, satu penderita dapat menularkan hingga 15-20 orang.

“Dengan adanya Perda dan Perbup TBC ini yang menjadikan langkah kami makin gencar melakukan penemuan penderita, tentunya semua itu kita sertai dengan edukasi kepada masyarakat agar mau berobat dan kalau berobat jangan putus, setelah sembuh diharapkan dapat membantu kami menemukan penderita lainnya,” tambah Hasanuddin. 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Tri Rachayu.(*)


BACA JUGA