Ini Kata Ketua DPRD Gowa Soal Rencananya Pindah ke Perindo

Senin, 07 Mei 2018 | 11:57 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Setelah 34 tahun berkiprah di partai Golongan Karya (Golkar), Ketua DPRD Gowa, Ansar Zainal Bate ungkap rencananya pindah ke partai Perindo.

“Rencana ingin gabung ke Perindo karena mau ke DPRD Sulsel, tapi itu masih rencana, belum fixed,” kata Ansar Zainal Bate, di gedung DPRD, Senin (7/5/2018).

Dia menuturkan, sejak orde lama hingga orde peralihan hingga reformasi, dirinya 5 periode berturut-turut terpilih di partai dengan lambang beringin ini.

Ansar mengatakan, partai Golkar merupakan partai dengan peraturan yang lengkap, semua bahkan melalui proses, namun saat ini semua itu tidak nampak lagi di Golkar. Bahkan menurutnya, di Golkar saat ini sudah tebang pilih.

“Ingat ki’ Titiek Suharto? Jelas-jelas dia mengeluarkan statement mendukung Anies Baswedan di Pilgub, ko’ gak diberi sangsi? Dibanding saya ini. Sama halnya dengan Abu Rizal Bakrie yang jelas-jelas mendukung Anies Baswedan. Waah banyak sekali, disini mi saja, nd enak kalau saya ngomong semua. Contohnya saja Makbul, yang jelas-jelas menjadi jubir dari Danny Pomanto ko’ gak dipecat, saya ini apa?,” ungkap Ansar dengan raut wajah penuh kekecewaan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa partai Golkar hanya sampai Pilgub, bahkan perjalanannya masih panjang. Ansar mengatakan, tidak mungkin dirinya menghianati masyarakat Gowa.

“Ini partai hanya sampai pilgub, golkar itu cuma sampai pilgub, golkar ini masih panjang perjalanan partai, apalagi saya di Gowa ini, masa saya harus hianati masyarakat Gowa, kan gak mungkin,” tuturnya.

Ansar bahkan dengan terang-terangan kecewa dengan keputusan Golkar. Mengingat dirinya telah 34 tahun mengabdi untuk partai yang telah membesarkan namanya ini.

Tak sampai disitu, Ansar bahkan menceritakan jejak langkahnya di dunia perpolitikan sejak usiannya masih sangat muda, hingga terpilih menjadi ketua DPRD termuda se-Sulawesi Selatan pada tahun 1997-1999 dua periode sekaligus.(*)


BACA JUGA