#

Jubir Agus-TBL Tak Percaya Survei CSIS & SSI, Ini Alasannya

Minggu, 20 Mei 2018 | 20:54 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Dua lembaga survei baru-baru ini merilis hasil survei. Mereka adalah Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan 
Script Survei Indonesia (SSI).

Hanya saja, dari hasil dua lembaga survei yang berbeda ini memiliki hasil yang sangat jauh berbeda, bahkan posisi rangking elektabilitas, akseptabilitas dan popularitas sangat jauh berbeda.

CSIS mengunggulkan pasangan calon nomor 1, Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz), dan ISS mengunggulkan pasangan nomor 3 Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS).Lantas hasil survei siapa yang benar? Allahualam bisahwat.

Dari informasi yang berkembang, dua lembaga survei ini memang dekat dengan kandidat yang diunggulkan. Seperti CSIS, bukan lagi rahasia umum bahwa tidak bisa dipisahkan dengan Golkar. Sementara SSI, sejak awal memang mendampingi pasangan NA-ASS.

Juru bicara pasangan nomor 2, Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (AAN-TBL), Andry Arief Bulu menanggapi santai rilis survei tersebut. Menurutnya saling klaim dalam kontestasi politik sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan tak muluk-muluk, ia membeberkan bahwa surveyor yang digunakan juga bagian dari tim pemenangan paslon.

“Beredarnya hasil survey pilgub dalam beberapa hari terakhir ini merupakan hal yang sangat biasa, karena hasilnya berbeda-beda, mereka saling klaim, silih berganti, padahal daerah dan populasi surveynya tetap, dan surveyornya merupakan anggota tim pemenangan,” tegas Andry, Minggu (20/5/2018).

Olehnya, sangat wajar jika dia mengindikasi bahwa sikap itu bagian dari kepanikan ribalnya. Olehnya, dia mengaku tidak pernah terpengaruh sama sekali dengan rilis survei tersebut.

“Ini mengindikasikan kepanikan, tidak percaya diri lagi, mungkin karena sudah stagnan dan malah turun, kami di tim Agus-Tanribali tidak terpengaruh apapun hasil yang dirilis itu,” kata Andry.

“Kenapa tidak percaya? Karena kami punya tim riset sendiri yang bekerja secara professional, kredibel dan hasilnya kita lihat nanti pada tanggal 27 Juni 2018,” tandasnya.(*)


BACA JUGA