Arief Wicaksono
#

Lagi, Akademisi Sebut Dua Program IYL-Cakka Sangat Tepat

Senin, 28 Mei 2018 | 23:19 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR,GOSULSEL.COM- – Akademisi Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono menilai dua program unggulan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), yakni Rumah Produktif dan pendidikan gratis tanpa pungutan tanpa sumbangan menjadi kebutuhan warga Sulsel.

“Kedua program itu pada dasarnya baik untuk Sulsel. Gagasan Rumah produktif itu misalnya, sebenarnya cukup sederhana, karena intinya adalah penyediaan medium dan fasilitas serta akses kepada lapangan pekerjaan,” kata Arif Wicaksono, Senin (28/5/2018).

Hanya menurut dia, program ini masih perlu disosialisasikan dengan baik. Pasalnya bisa saja bagi masyarakat awam dianggap masih abstrak, belum jelas bentuknya. Apakah menggunakan aset dan atau fasilitas pemprov. “Termasuk darimana anggaran untuk itu,” tuturnya.

Sementara, untuk program pendidikan gratis dengan tambahan subsidi pendidikan dari pemerintah provinsi sebesar 1,5 triliyun menurutnya sangat sederhana untuk mengetahui tujuangnya.

“Yaitu untuk meniadakan atau meminimalisir pungli di berbagai level sekolah. Namun, bagaimana sebenarnya pelaksanaannya? Kalau anggarannya sudah merupakan hasil perhitungan yang matang, yang harus berkorelasi terhadap pungutan yang selama ini terjadi, maka tentu ini juga berkaitan dengan sikap integritas penyelenggara pendidikan tingkat dasar hingga menengah atas,” ucap dia.

Hanya saja, dia menjelaskan bahwa memang program duet nomor 4 ini harus membuat hitung-hitungan matang berkaitan dengan program yang berorientasi memperbaiki kualitas SDM bidang pendidikan. “Agar subsidinya tepat sasaran dan tidak terkesan boros anggaran,” tandasnya.(*)