Mengurangi Resiko Diare, Pemkot Makassar Akan Replikasi Program Prosper

Senin, 28 Mei 2018 | 22:21 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Citizen Reporter

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Care Internasional Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar menggelar pertemuan koordinasi program Prosper di Makassar, Jumat (25/5/2018) lalu.

Pertemuan ini dibuka Kepala Bappeda Kota Makassar yang mewakili Walikota Makassar dihadiri 40 kepala sekolah serta perwakilan Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

Kepala Bappeda Kota Makassar, Hadijah Ariani dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi pemerintah Kota Makassar terhadap program Prosper.

Ia berharap dapat mereplikasi program Prosper yang bertujuan untuk menurunkan angka diare dan penyakit menular lainnya.

“Di Makassar masih terdapat beberapa wilayah dan sekolah yang belum terjangkau oleh oleh program Prosper, untuk itu Pemkot mengharapkan agar program ini dapat direplikasi oleh Organisasi Perangkat daerah (OPD) untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Hadijah Ariani.

“Salah satu tantangan sarana sanitasi di sekolah dasar, adalah masih tingginya rasio antara jumlah siswa dan ketersediaan toilet maupun sarana cuci tangan di sekolah,” lanjut Hadijah Ariani.

Sementara, Manager Program Prosper Lola Amelia menyatakan, program yang didukung oleh Cargill ini telah mencapai beberapa hasil seperti terbangunnya fasilitas sanitasi, air bersih, dan sarana cuci tangan di 10 sekolah dasar di Kota Makassar.

Selain itu program yang bergerak pada bidang sanitasi dan kesehatan anak di sekolah dasar ini, juga memfasilitasi pelatihan dan pendampingan kepada warga sekolah termasuk siswa untuk mengetahui dan membiasakan praktek pola hidup bersih dan sehat di sekolah maupun dirumah.

“Melalui sarana sanitasi dan akses air bersih yang baik di sekolah diharapkan generasi masa depan dapat tumbuh sehat dan cerdas,” pungkas Lola.(*)