#

Selisih Kompotitif, Pengamat Percaya Hasil Survei JSI

Selasa, 29 Mei 2018 | 18:41 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Syahrir Karim meyakini hasil survei yang dirilis oleh lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), sesuai dengan metodologi. Survei JSI berkaitan dengan perilaku pemilih di Pilgub Sulsel jelang hari pencoblosan.

Olehnya dia mengapresiasi hasil survei yang dirilis oleh lembaga yang ‘merajai’ kemenangan Pilkada di sejumlah wilayah di Indonesia selama 8 tahun terakhir. Dia yakin, lembaga yang bermarkas di Jakarta itu mampu mempertanggung jawabkan metodologi yang digunakan.

“Hasil survey JSI tetap kita apresiasi dari sebuah kerja metodologis yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” kata Syahrir, Selasa (29/5/2018).

Keyakinan Syahrir juga diperkuat dari persentase perilaku pemilih. Pada tingkat elektabilitas misalnya, selisih antar pasangan calon sangat rendah. Bahkan survei ini menggambarkan bahwa pertarungan Pilgub Sulsel sangat kompetitif.

Hasilnya, tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) berada di posisi pertama. Duet nomor urut 4 yang maju lewat usungan koalisi rakyat atau independen, memiliki elektabilitas 29,8%.

Sedangkan di posisi kedua ditempati Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) yang mengantongi dukungan 26,1%. Disusul di posisi ketiga, adalah Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) 20.0%. Sementara Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) hanya 7,1%.

“Apalgi hasilnya tidak terlalu signifikan jaraknya antar Paslon,” ucapnya.

Olehnya, dia berharap semua pasangan calon dan tim pemenangan menghargai hasil survei. “Harapan kita, para paslon tetap menghargai hasil survey sebagai bahan evaluasi kerja-kerja tim,” tandasnya.(*)


BACA JUGA