Hendak di PAW, AJD Blak-blakan Soal Pembagian Masa Jabatan

Minggu, 03 Juni 2018 | 15:51 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR,GOSULSEL.COM– Anggota DPR RI, Andi Jamarro Dulung (AJD) mulai angkat bicara soal rencana Pengganti Antar Waktu (PAW) dirinya. Ketua DPW PPP Sulsel, HM. Aras disebut-sebut akan menggantikan Ketua Ikatana Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

AJD juga merupakan PAW almarhum Andi Muhammad Ghalib yang meninggal dunia pada 9 Mei 2016 lalu. Dia mengatakan, yang berhak menggantikan Andi Ghalib adalah pemilik suara terbanyak ke dua yang jatuh kepada dirinya.

“Tapi entah dimana, saudara aras memang menghendaki jabatan itu. Mendatangi KPU pusat supaya beliau yang dilantik, bukan Andi Jamarro,” kata dia mengisahkan kejadian sengketa pembagian jabatan saat ditemui di kediaman pribadinya usai buka puasa bersama, di Jalan Mappala, Makassar, Sabtu (7/6/2018).

Hanya saja, sambungnya, pada saat itu salah satu komisioner yang didatangi HM.Aras menolak.

“Pada saat itu salah komisioner mengatakan, secara normatif tidak mungkin. Kecuali Andi Jamarro dan Andi Mariattang juga meninggal dunia,” tegasnya.

Masih lanjut dia, karena HM.Aras tidak bisa mempengaruhi KPU, akhirnya mempengaruhi DPP PPP. Pada saat itulah, sebelum dilantik DPP PPP meminta AJD menandatangani dua bilah surat.

Pada surat itulah pernyataan pembagian masa jabatan dan pengunduran diri AJD. Akan tetapi, menururnya pada saat itu DPP Partai mempersyaratkan surat itu jika ingin dilantik. Dia tidak menepis bahwa ada kesan berencana yang dilakukan kepada dirinya.(*)