Elevated Road Maros Siap Digunakan H-7 Lebaran 2018

Selasa, 05 Juni 2018 | 16:48 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM– Lebaran tinggal 9 hari lagi. Pembangunan elevated road di Dusun Pattunuang, Desa Samangki, Kecamatan Simpang kini dikebut untuk persiapan mudik lebaran tahun 2018.

Hal itu dilakukan, lantaran H-7 Lebaran elevated road tersebut sudah mulai difungsikan untuk para pemudik. Pembangunannya pun kini sudah rampung 80 persen dan tinggal pengecoran saluran air serta marka jalan.

Koordinator Pengawas Lapangan Syamsu Alam menerangkan, selasa (5/6/2018), jalan lingkar ini nantinya akan digunakan oleh pengguna roda dua maupun empat, khususnya saat arus mudik dan arus balik lebaran tiba yang akan dibuka pada tanggal 8 juni pekan ini. Elevated road segment satu ini sendiri memiliki panjang sejauh 316 meter dan kini memasuki tahap pengecetan marka jalan dan pengecoran dinding saluran air.

“Progresnya sendiri pertanggal hari jum’at kemarin itu dia 86,6 persen realisasinya. Untuk perlintasan mudik kemarin sudah dibicarakan ditingkat balai, bahwasanya ada undangan kebetulan juga pihak kontraktor Wikahaka menyurat untuk mohon izin difungsikan ini jembatan. Kemarin PPK dan balai melayangkan surat untuk pengoperasian jembatan layang ini tanggal 8 Juni. Insya allah kita akan fungsikan untuk arus mudik,” katanya.

Pembangunan jembatan dan jalan yang mengikis area pegunungan dan tebing ini, memiliki panjang target sejauh 2,8 kilo meter. Sementara progres pengerjaan berupa pelebaran jalan dan jembatan pattunuang sementara berlangsung,dan hampir memasuki tahap perampungan.

Sementara itu, Konsultan Chief Inspektor Asri Makmur bahwa jalur ini sendiri menghubungkan Kabupaten Maros menuju Kabupaten Bone dan Soppeng dan kerapkali digunakan sebagai jalur lintas Provinsi khususnya wilayah timur pulau Sulawesi yakni Sulawesi Tenggara.

“Perencanaan dari PU Bina Marga H – 7 akan dibuka, khusus elevated boleh dikata sudah 100 persen sudah selesai, tinggal pelebaran jalan. kita liat sama-sama sudah dipasangi marka jalan yang merupakan bagian terakhir dari pengerjaan ini. Panjang target semuana 2,8 kilometer, khusus jembatan 316 meter, lainya berupa jalan pendekat dan pelebaran jalan dan ada satu jembatan, namanya jembatan pattunuang,”.

Beberapa pengerjaan lainya yang masih berlangsung seperti persiapan overlai dan pengaspalan pelebaran jalan. Meski begitu jalur ini tetap dilalui oleh pengendara roda dua maupun empat meskipun sementara masih dibuka satu jalur.(*)