Debu Stone Crusher Menuai Sorotan Warga

Kamis, 07 Juni 2018 | 21:03 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA,GOCAKRAWALA— Aktivitas pabrik pemecah batu (stone crusher) yang beroperasi di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Gowa, kembali menuai sorotan.

Warga sekitar pabrik mengeluhkan debu yang beterbangan ke rumah penduduk. Tidak hanya itu, aktivitas stone crusher pada malam hari mengganggu ketenangan warga.

“Sudah sangat meresahkan. Itu debunya terbang masuk ke rumah,” ujar Ancu, warga Parang, Kamis, 7 Juni.

Ancu mengungkapkan, ada tiga pabrik stone crusher yang limbahnya berdampak negatif kepada warga. Salah satunya PT Arba. “Paling parah itu saat musim kemarau begini. Warga sudah seringkali marah-marah. Pasalnya, tidak ada juga kompensasi yang diberikan,” tuturnya.

Terpisah, Lurah Lanna, Muh Syahrir saat dikonfirmasi mengakui sudah mendengar informasi tentang keluhan warga terkait aktivitas pabrik stone crusher itu. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pabrik untuk mencari solusi.

“Memang saya sudah dapat informasi. Bukan hanya debunya. Tetapi suara mesin pabrik pada malam hari. Ini sementara akan saya koordinasikan dengan pemilik pabrik untuk mencari solusinya,” pungkasnya.(*)