Warga Manggala-Panakukang “Tumpah” Hadiri Punggawa Ramadhan

Jumat, 08 Juni 2018 | 19:48 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Warga Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Makassar, yakni Kecamatan Manggala tumpah ruah menghadiri kegiaran Punggawa Ramadhan. Kegiatan ini merupakan rangkaian kampanye terbatas Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di kompleks Griya Puspitasari, Jalan Toddopuli 10, Borong, Jumat (8/6/2018).

Secara bergantian, pendukung usungan koalisi rakyat ini terus berdatangan. Bahkan, pada tempat yang berkapasitas 2.000an orang ini terlihat dipenuhi oleh warga Panakukang dan Manggala.

Terlihat pula sejumlah tokoh politik, yakni Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali, Ketua PPP Sulsel HM.Aras, Ketua Perindo Sulsl Sanusi Ramadhan serta sejumlah tokoh politik lainnya.

Salah satu warga Panakukang, Udin mengatakan bahwa pihaknya dan keluarga secara sukarela memang mendukung pasangan IYL-Cakka. Alasannya, lantaran IYL-Cakka adalah pasangan usungan koalisi rakyat.

“Kedua, pak Ichsan dan pak Andi Mudzakkar adalah calon yang memiliki penglaman, tapi tidak pernah kita dengar ada rekam jejaknya yang jelek. Beliau tidak pernah korupsi, tidak suka pencitraan berlebihan dan tidak suka bohong,” kata Udin.

Menurutnya, sejauh ini sudah banyak kebohongan kandidat yang terungkap lewat media. Olehnya, dia lebih memilih kandidat yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang bersih.

Sementara itu, Ichsan dalam sambutanya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada semua masyarakat Manggala dan Panakukang.

“Saya ingin menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada kita semua, beserta keluargata semuanya,” kata Ichsan.

Dia mengaku, tidak menyangkan masyatakat yang hadir sebanyak itu. Apalagi didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga. Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya beberapa hari sebelumnya ada oknum-oknum yang mengkapanyekan larangan menghadiri kampanye duet nomor 4 ini.

“Karena saya dengar ada larangan untuk hadir di kamoanye saya hari ini. Ternyata rakyat bersatu tidak bisa dikalahkan,” tandasya.(*)


BACA JUGA