Adnan Beberkan Empat Proyeksi Pembangunan Pemkab Gowa

Rabu, 20 Juni 2018 | 20:59 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com — Moment Open House terakhir Pemkab Gowa yang berlangsung pada Selasa (19/6) kemarin, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dengan gamblang membeberkan empat proyeksi pembangunan Pemkab Gowa.

Keempat proyeksi tersebut diungkapkan Adnan dihadapan masyarakat Kecamatan Bontonompo Selatan. Diantaranya, pembangunan bendungan Jenelata,
perbaikan infrastruktur Jalan Poros Malino dan Poros Gowa-Takalar, Pembangunan Kebun Raya Malino, serta perbaikan Bundaran Samata.

Dengan rinci, satu persatu proyeksi tersebut dijelaskan oleh Bupati Adnan. Terkait Bendungan Jenelata, pengerjaannya akan dimulai pada 2019 mendatang. Mengingat kembali bahwa bendungan tersebut dikhususkan untuk kepentingan masyarakat Gowa. Dijetahui bendungan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 1,6 Triliun.

“Bendungan ini dibuat untuk kepentingan masyarakat Gowa. Dengan adanya bendungan ini masyarakat kita tidak perlu lagi khawatir akan kekurangan air. Apalagi petani, ini merupakan hal yang sangat baik, mereka bisa memanen dua sampai tiga kali setahun, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin meningkat,” jelas Adnan.

Sementara itu, terkait perbaikan jalan poros Gowa-Takalar dan Poros Gowa-Malino, melalui Syahrul Yasin Limpo yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur, Adnan mengatakan, Pemkab Gowa telah mendapatkan dana dari pemerintah pusat.

“Untuk poros Gowa-Takalar, sisi kiri dan kanan akan dilebarkan 2 meter, pengerjaannnya dimulai dari Desa Panciro hingga Kelurahan Kalase’rena dengan anggaran sebesar Rp 50 Milliar, sementara pelebaran poros jalan Malino juga mendapatkan anggaran sebesar Rp 75 Miliar,” bebernya.

Lebih lanjut dihadapan masyarakat Bontonompo Selatan, Bupati Adnan menjelaskan, demi menjadikan Malino sebagai destinasi wisata nasional, pemkab Gowa berencana membangun Kebun Raya Malino yang hampir sama dengan Kebun Raya Bogor.

“Jadi masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh untuk berlibur, karena di sini juga sudah ada beberapa destinasi wisata yang tidak kalah bagus dengan kota lain. Selain itu tujuan kita membuat Kebun Raya Malino ini, kita ingin menarik wisatawan lokal dan kalau perlu mancanegara untuk berkunjung ke Gowa, agar peningkatan ekonomi masyarakat sekitar malino dan masyarakat Gowa pada umumnya dapat meningkat,” jelasnya.

Proyeksi yang terakhir yakni renovasi Bundaran Samata sekaligus pelebaran jalan porosnya. Terkait dananya, berdasarkan hasil sharing Pemkab Gowa dan Pemprov Sulsel, Bupati Adnan mengatakan Gowa mendapat 10 Milyar Dari Pemprov untuk pelebaran Jalan poros Samata. (*)


BACA JUGA