Komunitas Gojek di Makassar Sisihkan Penghasilan Untuk Berbagi

Selasa, 03 Juli 2018 | 22:00 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Komunitas Brigade, salah satu komunitas yang dibentuk oleh para mitra driver Go-Jek Makassar. Sebanyak 60 orang mitra driver yang tergabung tak lupa menyisihkan sebagian penghasilan guna berbagi kepada orang yang membutuhkan.

Ketua Komunitas Brigade, Fahri Ali, mengatakan bahwa setiap tiga atau enam bulan komunitas tersebut melakukan bakti sosial. Tak hanya itu, mereka juga menyumbangkan dananya tersebut kepada rekan yang tertimpa musibah.

“Jadi kami gunakan uang tersebut jika ada teman yang sakit, teman yang mengalami musibah, kami sumbangkan. Selain itu, kami juga gunakan uang tersebut untuk mengajak warga makan bersama. Atau kita belikan makanan untuk dibagikan pada tukang becak dan bentor.

Kegiatan yang mereka lakukan tersebut telah berjalan lebih dari setahun ini. Dana yang mereka keluarkan tersebut, mereka kumpulkan sebagai uang pangkalan, yang dimana setiap anggota mengumpulkan uang Rp 10 ribu perbulan.

“Satu bulan kami kumpul Rp 10rb per org, dengan 60 orang. Itu namanya uang pangkalan. Pertiga atau enam bulan uang pangkalan dikeluarkam untuk disumbangkan,” ungkapnya.

Selain itu, Komunitas Brigade juga mengedukasi masyarakat dengan mengajarkan anak-anak mengaji. Pengajarnyapun merupakan mitra driver.

“Uang itu juga dipakai untuk beli Al-Quran, meja, untuk bayar pengajar ngaji. Yang mengajar mengaji juga driver Go-Jek. Drivernya diberi gaji untuk jasa mengajar ngaji,” terangnya.

Sementara itu, Anandita Danaatmadja, Strategic Regional Head GO-JEK Kalimantan Sulawesi, mengungkapkan bahwa pihak Go-Jek siap mendukung setiap kegiatan sosial komunitas. Pihaknya juga setiap pekan mengadakan Kopdar dengan para komunitas tersebut.

“Kita siap dan kita akan siapkan budgetnya. Tapi kita belum tahu budgetnya berapa. Kita akan laksanakan juga. Untuk selanjutnya, kita akan turun langsung sediakan,” jelasnya.(*)


BACA JUGA