Jasa Raharja Berikan Santunan Kepada Korban KM Lestari Maju

Kamis, 05 Juli 2018 | 13:11 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Selayar,Gosulsel.com – PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan memberikan santunan kepada korban KM Lestari Maju yang kandas di perairan Selayar, Selasa, (3/7/2018).

Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Sulsel, Jahja Joel Lami, yang dihadiri langsung Bupati Selayar, M. Basli Ali, Kamis (5/6/2018).

Dalam sambutannya, Jahja Joel Lami mengungkapkan rasa turut berduka cita atas musibah kandasnya KM Lestari Maju yang mengangkut penumpang di Pa’badilang, Selayar.

“Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya para korban  kandasnya KM Lestari Maju di Perairan Selayar, Selasa 3 Juli 2018. Pertama kali mendengar berita ini jujur sangat kaget, karena baru beberapa hari yang lalu bencana yang sama menimpa saudara kita di daerah Danau Toba,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bersama Bupati Selayar M. Basli Ali, Jahja Joel Lami meberikan berupa biaya perwatan bagi korban yang sedang dirawat di Rumah Sakit ataupun puskesmas.

“Kami berikan biaya perawatan akan diberikan kepada seluruh korban yang saat ini sedang dirawat di fasilitas kesehatan yang ada baik di puskesmas maupun rumah sakit,” lanjutnya.

Selain biaya pengobatan Rumah Sakit, PT Jasa Raharja Cabang Sulsel juga memberikan santunan duka sebesar Rp. 50.000.000 kepada ahli waris korban KM Lestari Maju. Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris dari 35 korban yang meninggal dunia.

“Untuk itu pada hari ini akan diserahkan santunan duka kepada 13 orang ahli waris yang berada diwilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, Seharusanya 18 orang yang kami serahkan, namun pertimbangan asas domisili 5 korban. lainnya kami serahkan masing-masing 4 korban di Wilayah Kabupaten Bone dan 1 korban di Surabaya. Sisa 17 korban lainnya sedang dilakukan pendataan Ahli Waris, Insya Allah akan kami bayarkan pada hari ini atau besok setelah mendapatkan keabsahan dan kebenaran ahli waris,” tambahnya.

Diakhir sambutannya Jahja Joel Lame berharap bantuan tersebut dapat membatu dan mengurangi beban para korban KM Lstark Maju.

“Kami sangat menyadari bahwa apa yang kami berikan tidak dapat menggantikan rasa duka dan kehilangan yang dirasakan oleh keluarga korban, namun sebagai bentuk kehadiran Negara pada saat masyarakat mengalami musibah semoga hal ini dapat sedikit menguranigi beban keluarga yang sedang berduka,” tutupnya.(*)