Arief Wicaksono
#

Peluang Mantan Kadis Mengadu Nasib di Pileg 2019

Rabu, 25 Juli 2018 | 19:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Sejumlah eks pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beradu nasib di Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang. Hal ini tercermin memasuki tahapan Pileg. 

Di Makassar misalnya, ada beberapa nama yang menguat, mereka diantaranya Ismunandar (eks Kadis Pendidikan), Ridwan Muhadir (eks Kadis Pekerjaan Umum), Ibrahim Saleh (eks Sekkot Makassar). 

Tidak hanya di Makassar, sejumlah mantan pejabat senior juga bertarung di daerah. Di Toraja misalnya, Laxianus Tandi (eks Kadis Perindustrian dan Perdagangan), Simson Sosang (eks Sosial), Marthen Rambu (eks Kadis Koperasi) dan Rosalina Damme (eks Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak).

Tidak hanya itu saja, mantan Kadis Provinsi Sulsel juga ikut meramaikan kontestasi pencarian wakil wakyat itu, seperti Suaib Mallombassi (Eks Kadis Parawisata Sulsel), Swadi Mahendra dan Andi Patabai Pabokori (eks Kadis Pendidikan Sulsel).

Pakar Politik Universitas Bosowa Makassar Arief Wicaksono yang dikonfirmasi soal peluang mereka mengatakan, peluang birokrat untuk dapat terpilih sama dengan peluang para kader Parpol yang sudah ada sejak lama.

“Tinggal bagaimana memainkan perannya dengan baik sesuai dengan investasi sosial yang ia miliki selama menjabat,” kata Arief, Rabu (23/7/2018).

“Peluang ASN sama saja dengan politisi dalam hal berpolitik atau lebih khusus, maju sebagai calon anggota legislatif. Apalagi jika yang bersangkutan pernah menjadi pejabat, artinya punya pengaruh setidaknya terhadap anak buahnya,” katanya. 

Meski begitu, dia menghimbau para birokrat tersebut sudah tidak lagi menjabat atau mundur dari jabatannya. Karena menjadi politisi itu tidak diperkenankan menduduki jabatan birokrasi di pemerintahan.

“Asalkan yang bersangkutan telah mundur atau pensiun dari ASN sebelum masuk kedalam partai politik yang mencalonkannya,” tuturnya.(*)