Tokoh Jamaah An – Nadzir Gowa Sarankan Prabowo Pilih UAS Sebagai Cawapres, Ini Alasannya

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 18:41 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Gowa,Gosulsel.com – Ustadz Abdul Somad, menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang. Abdul Somad masuk dari dua nama yang direkomendasikan forum ijtimak ulama GNPF, Alumni 212 dan tokoh nasional.

Melihat hal tersebut, salah seorang tokoh Jamaah An-Nadzir Gowa, Ustadz Samir menganggap, bahwa kedua nama yang diusulkan oleh ulama dan alumni 212 layak untuk mendampingi Prabowo Subianto. Menurutnya, tinggal Pak Prabowo Subianto yang menetukan pilihannya.

“Saya kira kan itu bagus. Pada prinsipnya saya mendukung apa yang diusulkan unsur ulama itu dan yang alumni 212 itu yang menunjuk dua nama itu Salim Assegaf Al Jufri dari PKS kemuidian yang satu kan Ust Abdul Somad, jadi yaa prinsipnya ya saya sependapat. na sekarang kan yang maslahnya, ke Pak Prabowo kan. Pak Prabowo tinggal memilih salah satu di antaranya itu” ungkapnya melalui sambungan telepon, Sabtu (4/8/2018).

Sementara itu, Ustadz Samir melihat bahwa dari dua nama yang diusulkan oleh para ulama tersebut, Abdul Somad memiliki nilai plus jika berpasangan dengan Prabowo Subianto. menurutnya, Abdul Somad yang berasal dari non partai akan membuat perpecahan antara partai koalisi akan berkurang.



Diketahui sejumlah partai politik  diabarkan sudah mulai membangun kolaisi mengusung Prabowo Subianto, seperti Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat PBB dan Berkarya.

“Kalau mau bicara lagi kan ini Abdul Somad bukan dari partai. Saya kira kalau mau lebih arif dan bijaksana memang lebih bagus kalau Bbdul Somad itu sehingga yang lain, kalau kita lihat salim asegaf itu tadi dari PKS kan. saya kira ada di situ apa namanya (kekecewaan) dengan partai partai lain,” lanjutnya.

Ketenaran Abdul Somad menurut Ust. Samir juga perlu dipertimbangkan. menuruntnya ketenaran yang dimilikie Joko Widodo pada tahun 2014 dengan mobil SMKnya lalu kini berada di Abdul Somad. Selain itu, jadwal permintaan ceramah yang padat juga akan menambah kepopuleran Abdul Somad.

“Sehingga kalau mau memang lebih baik, memang lebih strategis itu yang Abdul Somad itu. Saya kira kalau kita melihat arah mata angin arah politik sekarang yaa, apa lagi Abdul Somad padatnya permintaanya ceramah kesana kemari yang jauh sebelumnya bahkan  terakhir-terakhir ini makin populer beliau kan. saya kirta sunggu luar biasa memang itu. sudah bisa diperediksi bakalan menang itu,”  tambahnya.

Ia juga melihat jika Prabowo Subianto berpasangan dengan Abdul Somad , maka Suara Prabowo bisa melebihi suara Jokowi doipilpres 2017 mendatang. dan meminta kubuh PKS untuk legowo jika tidak dipilih nanti oleh Prabowo.

“Suara Prabowo bisa jauh diatas jokowi nanti jika mereka berpasanga. Apalagi melihat realitas sekarang dengan adanya pergerakan aksi ganti presiden dan sebagai yang terus mengakar kemudian Abdul Somad semaki populer dan didikukung oleh jamaah alumni 212. dan mudah – mudahan  PKS juga bisa berbesar hati, ketika pak Prabowo nanti memilih Abdul Somad itu,” tutupnya.(*)


BACA JUGA