1.500 Warga Sulsel Berpartisipasi di Rekor Dunia Poco-Poco

Minggu, 05 Agustus 2018 | 17:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com — Dalam rangka untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Poco-poco merupakan khazanah olahraga kreasi Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) melakukan pemecahan rekor dunia Guinness World Record Poco-Poco pada Minggu, (5/8) di berbagai daerah di Indonesia. 

Tercatat sebanyak 65.000 peserta senam Poco-poco yang ikut berpartisipasi mengikuti 1.500 instruktur berhasil memecahkan rekor Guiness World Records.

Provinsi Sulawesi Selatan juga tidak ingin ketinggalan mengambil peranan. Diselenggarakan secara serentak oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dan sekitarnya, sekira pukul jam 7.00 WIB atau 8.00 WITA waktu Makassar. Sejumlah kabupaten/kota juga melaksanakan kegiatan ini. 

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono dan sejumlah pejabat dan juga staf ikut berpartisipasi, termasuk para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi. Dengan total peserta 1.500 lebih orang. 



Dengan mengenakan seragam berwarna merah dan putih mereka dengan semangat menarikan Poco-poco yang memiliki gerakan energik ini. 

“Ini merupakan bagian dari acara nasional yang diharapkan ini dilakukan secara serentak jadi pelaksanaan ini kita melakukan penyampaian ke OPD-OPD agar meramaikan,” ujarnya.

Sri mengatakan target peserta 1.010 orang tetapi yang hadir diperkirakan lebih 1.500 orang. “Kita minta 30 orang per OPD sampai didapatkan lebih ada sekitar 1500 peserta,” sebutnya. 

Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk membangun kebersamaan, hidup sehat dengan berolahraga. Serta dalam menyambut Asian Games dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Ia berharap dari kegiatan ini mendorong lahirnya olahraga kreasi dari berbagai daerah di Indonesia termasuk di Sulsel. 

“Mudah-mudahan bisa diciptakan olahraga kreasi ini bisa terus diperjuangkan dan dihadirkan. Dari kita dengan lagu Makassar dan gerakan baru,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA