Tahun Ini, Harga Sapi Kurban Maros Naik 5%

Rabu, 08 Agustus 2018 | 17:32 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros, GoSulsel.com – Jelang perayaan Idul Qurban, khusus di Kabupaten Maros, harga sapi qurban mengalami kenaikan sebesar 5% dari tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Maros M. Nurdin. 

Dimana, naiknya harga sapi qurban ini dianggap telah sesuai dengan bobot dan usia dari setiap sapi yang telah siap untuk dijual sebagai kebutuhan qurban nantinya. 

“Sudah sesuai, memang tahun ini sapi warga gemuk-gemuk dan sehat. Tahun-tahun sebelumnya harga sapi mencapai Rp 10 juta, berbeda dengan saat ini bahkan sampai angka Rp 20 juta per ekornya,” ujar M. Nurdin, Rabu (8/8/2018).

Sementara itu, salah seorang pedagang sapi Haji labbang dari Dusun Bugis, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Maros mengatakan bahwa dirinya baru saja menjual empat ekor sapi miliknya seharga Rp 15 juta dengan bobot 150 kilo gram. 



“Sapi Bali yang baru saja laku, harganya ada yang Rp 13 juta, Rp 15 jutaan dan Rp 17 juta. Gemuk-gemuk karena diberi pakan rumput gajah, jerami yang disiram air garam dan dedak,” ujarnya.(*)