Harga Garam Jeneponto Turun Saat Panen Melimpah, Ada Apa?

Senin, 13 Agustus 2018 | 13:32 Wita - Editor: Baharuddin -

Janeponto,GoSulsel.com – Jeneponto cukup dikenal dengan produksi garamnya. Hal itu bisa terlihat saat melintas di sepanjang jalan di daerah berjuluk Butta Turatea.

Terlebih di masa panen Agustus kali ini, tumpukan garam di ladang cukup melimpah. Ironisnya, harga justru turun.

Produsen Garam Jeneponto, Dg Tulung mengatakan, melimpahnya garam dikarenakan oleh cuaca matahari yang sangat terik. Hal ini menyebabkan panen bisa dilakukan 3 hari sekali dengan hasil 10 karung garam tiap panen.

“Lagi panas matahari jadi bagus Ki. Bisa ki panen tiap 3 hari. 1 kali panen bisa dapat 10 karung,” katanya saat ditemui pada Minggu (12/8/2018).



Ketua kelompok wilayah ladang Sabung Pangka sekaligus penyalur garam tersebut menambahkan bahwa garam yang telah dikemas dalam karung akan dibawa ke PT Ika Sari dan PT ITS selaku pengolah garam di Makassar.

Sementara itu, produsen garam yang lain yaitu Dg. Puji menerangkan bahwa di saat masa panen melimpah, harga garam tiap karungnya turun hingga 2 kali lipat dari harga biasanya.

“Kalau lagi banyak hasilnya, harganya Rp 100.000, tapi kalau sedikit harganya bisa Rp 200.000,” terangnya. Diketahui, masa melimpah garam berkisar di bulan Agustus hingga awal Oktober.(*)

Reporter magang: Muttamainnah/GoSulsel.com