Dua Partai Besar Kembali Adu Kekuatan di Sulsel

Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:00 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Dua pemilik suara terbesar di DPRD Sulsel akan kembali adu kekuatan pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Mereka adalah Golkar dan Demokrat. Di DPRD Sulsel Golkar mengontrol 17 kursi, sementara di posisi kedua Demokrat dengan perolehan 11 kursi.

Selain perebutan perolehan kursi terbanyak, keduanya tentu akan sama-sama memaksimalkan pergerakan untuk memenangkan Capres-Cawapres jagoannya. Golkar mengusung pasangan Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin, sementara Demokrat berada dibarisan koalisi pemenangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Karena Pileg dilakukan bersamaan dengan Pilpres, keduanya tentu harus mempersiapkan strategi yang matang. Menghindari irisan suara Calon Legislatif (Caleg) dan usungan Capres-Cawapres pada wilayah tertentu dan perilaku pemilih yang berbeda tentu harus menjadi perhatian.

Juru Bicara (Jubir) Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini Gerindra sudah memberikan pembakalan kepada semua Bacaleg, dan nyaris tidak ditemukan adanya kendala.



“Karena Caleg gerindra sudah melakukan pembekalan dan pelatihan dan sampai hari ini tdk ada kendala,” kata Sawal, Kamis (16/8/2018).

Berkaitan dengan kemungkinan adanya irisan suara antara Caleg Gerindra dan usungan Gerindra di Pilpres, yakni Prabowo-Sandi, dia menegaskan, Gerindra tidak mengenal basis kompetitor, baik di Pileg maupun Pilpres.

Alasannya, lantaran partai berlambang kepala garuda ini telah menyebar tim pemenangan di semua wilayah.

“Caleg Gerindra tidak mengenal basis kompetitor dari manapun atau siapa pun, karena semua wilayah sudah diisi oleh tim relawan, tim pemenangan, tim Caleg dan tim sukses, sehingga tidak ada lagi ruang kosong untuk orang lain masuk,” ucapnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, Gerindra menargetkan 2 kursi setiap Dapil. Bahkan, target itu masih dupayakan untuk lebih.

“Justru target masing-masing perolehan 2 kursi setiap dapil masih diusahakan melebihi target,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir enggan berkomentar terlalu banyak berkaitan irisan suara, antara Caleg Golkar dan usungan partainya di Pilpres, yakni Jokowi-Ma’ruf.

Dia hanya menyampaikan, baru-baru ini, partai berlambang beringin rindang ini baru-baru saja menggelar rapat pleno. “Kita baru saja selesai rapat pleno,” ucap Abdillah melalui sambungan telpon pribadinya.

Dijelaskan lebih jauh, soal strategi yang akan ditempuh untuk memenangkan Caleg Golkar dan usungannya di Pilpres, saat ini masih menunggu arahan DPP.

“Kita masih menunggu arahan DPP,” tandasnya.(*)


BACA JUGA