#

Kasat Narkoba Polres Sinjai Tidak Akan Beri Ampun Polisi Narkoba

Kamis, 16 Agustus 2018 | 18:50 Wita - Editor: Irwan AR -

Sinjai,Gosulsel.com — Sejak tahun 2017 sampai dengan 2018, sedikitnya empat oknum anggota Kepolisian Sektor Polres Sinjai, terlibat dan menjalani hukuman terkait penyalahgunaan Narkoba.

Hal ini kemudian menjadi citra buruk bagi jajaran kepolisian Resort Sinjai, yang perlu mendapat evaluasi dari pimpinan tertinggi kepolisian Sulawesi Selatan dalam hal ini bapak Kapolda.

Kasat Narkoba Polres Sinjai, Iptu Rivai, yang ditemui di ruang kerjanya, kamis (16/08/2018), mengatakan bahwa dirinya baru menjabat empat bulan, namun ia membenarkan jika pada tahun 2017 dan 2018 ada empat oknum anggota yang terlibat.

Iptu Rivai, menjelaskan bahwa untuk tahun 2017, dua oknum tersebut yakni Arham dan Supriadi, keduanya sudah menjalani proses hukum, dan saat ini sudah bertugas kembali.



Sedangkan untuk tahun 2018 ini, dua oknum tersebut masing-masing Brigadir Riska dan Takdir. Untuk Riska sendiri, kasusnya sudah tahap 2, artinya dia sudah diamankan di lapas Sinjai, sedangkan untuk Takdir sudah dalam tahap sidik, terkait penunjukan dari Budi pelaku kepemilikan Sabu.

“Saya sebenarnya sangat sedih ketika ada anggota yang seperti itu, dan kedepannya selama saya menjabat saya tidak akan berhenti untuk menindak oknum dan saya tidak akan tolerir seperti itu apalagi ini menjadi harapan pak Kapolres,” tegasnya.

Sementara ditemui ditempat terpisah, Kasi Propam Polres Sinjai, Iptu Frande, menyampaikan bahwa terkait dengan kasus Riska, pihaknya tinggal menunggu proses hukumannya, setelah ada putusan pengadilan, yang ingkrach maka dia akan jalani hukumannya dan segala proses untuk kedisplinannya dari ANKUM.

“Kami akan pelajari dulu, Segala proses yang kami ajukan tergantung dari ANKUM, apakah disposisi oleh pimpinan itu akan diproses kedisplinan atau kode etik. Dan Kita tetap akan memproses secara acak kepada anggota agar terhindar dari hal-hal yang seperti itu,” kuncinya.(Izhar/Kontributor Sinjai)


BACA JUGA