(FOTO: Wakil presiden Jusuf Kalla membuka Jumbara PMR di Kabupaten Pangkep/Selasa, 26 Juli 2016/Muhammad Muhaimin/GoSulsel.com)
#

Sikap Keluarga Terpecah, JK Siap Dukung Jokowi, Iparnya Bakal Jamu Sandiaga Uno di Makassar

Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:11 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Indikasi pecahnya dukungan keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla di Pilpres 2019 mulai tercium. Belum lama ini JK menyatakan siap menjadi Ketua tim penasehat pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Sementara pengusaha kawakan, H. Aksa Machmud yang tak lain adalah ipar JK diagendakan bakal menjamu Cawapres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno di Makassar.

Jika sikap keduanya adalah bentuk isyarat dukungan, artinya dukungan dua tokoh besar yang memiliki hubungan keluarga dekat di Sulsel ini bakal pecah.

Pasalnya, 3 hari lalu, JK blak-blakan jika diminta sebagai Dewan Penasehat tim Jokowi-Ma’ruf untuk memberikan padangan-pandangan, maka dirinya siap. Meski begitu, JK mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi dari pihak Jokowi-Ma’ruf.



Di kesempatan berbeda, Aksa Mahmud dijadwalkan akan menjamu rival Jokowi-Ma’ruf di Makassar, yakni Sandiaga Uno. Hal ini diketahui setelah dibeberkan oleh Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani (IMB).

IMB mengatakan, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini dijadwalkan akan menghadiri undangan dari Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel di Hotel Novotel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (19/8/2018) mendatang. Di tempat ini, Aksa Mahmud bakal bertemu dengan Sandiaga.

“Pak Sandi bakal datang di Makassar, tiba hari sabtu jam 9 malam, kegiatannya hari minggu dan dilakukan dengan para pengusaha yang ada di sini, kemungkinan hadir Pak Aksa Mahmud,” kata Idris.

Untuk diketahui, selain menghadiri dua undangan itu, Sandiaga juga dijadwalkan akan bertemu dengan sejumlah pengusaha yang ada di Sulsel. Selanjutnya akan menggelar silaturahmi dengan 5 partai pengusung, yakni Demokrat, Gerindra, PAN, PKS dan Partai Berkarya.

“Dan juga diberi waktu bertemu, silaturahmi dengan partai koalisi,” katanya.(*)


BACA JUGA