Arief Saleh Caleg di Wajo menyayangkan bila Atlet berpresatsi Wajo tidak jadi dapat bonus
#

Atlet Berprestasi Wajo Tak Dapat Bonus, Ini Tanggapan Arief Saleh

Rabu, 14 November 2018 | 08:51 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

WAJO, GOSULSEL.COM — Calon anggota DPRD Wajo Dapil I Kecamatan Tempe, M.Arif Saleh sangat menyayangkan belum adanya bonus ke atlet berprestasi di Wajo yang mengharumkan nama daerah di Porda Sulsel di Pinrang 2018.

Menurut Arif Saleh, jika benar ada janji ke atlet yang berprestasi, maka KONI atau pemerintah kabupaten harus segera merealisasikannya. Sebab jika tidak, ini adalah tamparan keras bagi kita semua.

pt-vale-indonesia

“Saya sangat kaget ketika membaca berita di koran kalau atlet berprestasi di Wajo makan janji. Kalau ini benar, sungguh sangat memalukan. Pihak berwenang seharusnya memberikan apresiasi ke atlet. Bukan justru mengecewakan mereka,” tegas Arif Saleh saat dimintai tanggapannya, Rabu (14/11/2018).

Alumnus As’adiyah ini mengurai, KONI dan pemerintah kabupaten, maupun DPRD harus segera mencarikan solusi, agar para atlet yang berprestasi bisa mendapat perhatian khusus, terutama menerima bonus sesuai yang dijanjikan.

“Bagaimana bisa atlet kita mau tingkatkan prestasinya kalau tidak ada perhatian. Kita tentu sangat berharap, masalah ini tidak dipandang sebelah mata, apalagi saling lempar kesalahan,” imbau caleg nomor urut 7 asal Partai Nasdem ini.

Arif Saleh juga sangat prihatin dengan kondisi atlet kita yang sudah berjuang sekuat tenaga mengangkat nama daerah, namun tak ada bonus yang dicairkan pemerintah. “Mereka itu membawa nama baik daerah kita. Kasihan jika tak ada bonus atau uang pembinaan ke mereka, terutama yang berprestasi,” pungkasnya.

Seperti informasi yang beredar di berita, atlet berprestasi di Wajo terancam tidak menerima bonus. Alasannya, realisasi tersebut merupakan tanggung jawab Dinas Pemuda dan Olahraga.

Hanya saja, pihak Dispora menyebut jika usulan alokasi pemberian bonus ke atlet berprestasi yang rencananya di APBD 2019 tidak diterima oleh DPRD, karena kegiatan tersebut tahun 2018.(*)


BACA JUGA