logo PAN
#

AJD Tuding Kader PAN Tolak Prabowo-Sandi, PAN Sulsel: Kurang Kerjaan dan Panik

Selasa, 27 November 2018 | 12:52 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Achmad Pasima menanggapi dengan keras pernyataan Andi Jamarro Dulung (AJD).

AJD yang juga Dewan pembina Relawan Garuda Jokowi (GRJK) Sulawesi Selatan sesumbar mengatakan bahwa sebagian kader PAN dan PKS menolak mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddi Uno di Pilpres.

Padahal diketahui PKS dan PAN adalah Parpol pengusung resmi Prabowo-Sandi di KPU.

Achmad Pasima menilai bahwa wajar saja AJD seperti itu. Menurutnya pernyataan tersebut adalah bukti kepanikan dan kurang kerjaan seorang AJD.

“Kalo orang kuran kerjaan dan panik biasalah,” kata Achmad Pasima, Selasa (26/11/2018).

Kata Achmad Pasima, tidak sewajarnya AJD berkomentar secara terbuka kepada publik dengan pernyataan seperti itu. Pasalnya AJD di luar dari internal Prabowo-Sandi, apalagi PAN.

Menurutnya AJD tidak tau apa-apa tentang PAN. Achmad Pasima bahkan berujar, tindakan AJD adalah buntut dari jebloknya elektabilitas Joko Widodo.

“Apalagi elektabilitas Jokowi makin jeblok,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, AJD menyebut sebagian kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak mendukung Prabowo-Sandi.

“Saya kira semua partai pengusung bekerja untuk memerangi hoax. Bahkan sebagian teman-teman dari PAN saya melihat justru tidak kesana (Prabowo-Sandi), karena keinginan PAN dengan PKS tidak tersalurkan di pak Prabowo,” kata AJD, akronim namamya di Hotel Jolin, Jalan Pengayoman, Makassar, Senin kemarin (26/11/2018).

Keinginan tersebut kata AJD yakni untuk mengusulkan kadernya untuk mencadi calon Wakil Presiden dari Prabowo Subianto, ditolak.

“Usulan dia (PAN dan PKS) itu untuk mengusulkan calon wakil presiden kan tertolak,” katanya.(*)